Pendidikan & Kesehatan

Kronologis ABK Kapal Selat Bali Terpapar Virus Corona

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono

Banyuwangi (beritajatim.com) – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi dr. Widji Lestariono menjelaskan awal gejala seorang anak buah kapal (ABK) kapal Selat Bali terinveksi virus corona. Menurutnya, yang bersangkutan pada 10 Mei 2020 lalu mengalami demam, batuk, dan nafsu makan turun.

“Lalu dibawa ke RS Fatimah. Di sana lalu di-rapid test, hasilnya reaktif, dan foto thorax menunjukkan adanya pneumonia. Sehingga ditetapkan sebagai PDP,” kata Rio, Jumat (29/5/2020).

Lalu, lanjut Rio, pasien nomor 08 itu kemudian dilakukan tes swab. Selang beberapa saat hasilnya keluar dinyatakan positif.

“Yang bersangkutan proses dibawa ke salah satu rumah sakit rujukan, untuk pengawasan lebih lanjut,” imbuhnya.

Atas temuan ini, Rio kembali mewanti-wanti masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dengan sering cuci tangan pakai sabun, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, mengonsumsi gizi seimbang, dan istirahat cukup. Rio juga mengimbau warga untuk menunda dulu perjalanan luar kota.

“Dari kasus ini menunjukkan, bahwa resiko penularan selama perjalanan baik untuk orang yang bepergian maupun pelaku transportasi sangat riskan penularan covid-19,” pungkasnya.

Saat ini, dari delapan pasien positif Covid-19 di Banyuwangi, satu orang telah dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal. Adapun lainnya dalam perawatan. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar