Pendidikan & Kesehatan

Kreatif, Dua Siswa SD di Sumenep Ciptakan Game ‘Corona Avoid’

Sumenep (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 ternyata memunculkan ide kreatif dua siswa SDN Pangarangan III, Kecamatan Kota Sumenep. Mereka menciptakan game berlebel ‘Corona Avoid’. Game tersebut dibuat oleh Vicko Raynur Rhaka Zulfaqor dan Dimitri Mahya Mainu. Keduanya siswa kelas VI.

Game itu menceritakan tentang perjuangan para tenaga medis sebagai garda depan dalam menghadapi Covid-19. Karena itu, karakter dalam game itu adalah para tenaga medis yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

“Saat membuat game itu, pertama kali kami buat design dulu, seperti apa karakternya, back ground nya, baru dimasukkan program,” kata Vicko, Kamis (23/04/2020).

Selain itu, lanjutnya, ia bersama tim digital sekolahnya juga memasukkan titik-titik munculnya rintangan saat game dimainkan. Ia mengaku hanya butuh waktu satu hari satu malam untuk menuntaskan pembuatan game tersebut. Saat tampilan ‘nyawa’ di game itu habis, maka permainan akan ‘game over’.

“Game ini merupakan apresiasi kami terhadap kerja tim medis menangani pasien Covid-19. Kami perlu waktu satu hari satu malam untuk menyelesaikan pembuatan game itu,” ujarmya.

Sementara guru pendamping siswa, Andilala menjelaskan, dua siswanya itu memang tergabung dalam tim digital sekolah. Proyeknya membuat game. Hingga saat ini, sudah beberapa game yang dibuat oleh siswa-siswi potensial itu.

“Karena sekarang ini isu hangatnya virus corona, maka saya menyarankan agar anak-anak membuat game bertema virus corona. Terutama bagaimana mengapresiasi kerja tim medis,” ucapnya.

Karena belum masuk ke ‘Play Store’ maka game tersebut bisa dimainkan secara ‘offline’ di HP android. Game itu sudah disebar ke semua siswa, dan rata-rata mendapat sambutan positif.

“Dengan game ini, anak-anak bisa merasakan bagaimana pengorbanan tim medis menghadapi Covid-19. Kalau di game saja sulit, apalagi di dunia nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, game buatan siswanya masih perlu penyempurnaan di berbagai hal. Karena itu, setelah ‘Corona Avoid’ versi pertama ini, akan dilakukan ‘up grade’ permainan. “Di versi berikutnya nanti akan dilakukan penambahan ‘content’ sehingga game ini akan lebih menarik,” tandasnya. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar