Pendidikan & Kesehatan

Kota Malang Terapkan Physical Distancing di Sejumlah Area Publik

Penyemprotan disinfektan sebelum penerpan physical distancing di Jalan Ijen Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang mulai menerapkan physical distancing atau pembatasan pertemuan orang per orang di luar rumah di sejumlah titik area publik yang biasa dijangkau warga. Salah satu area publik yang diterapkan adalah kawasan jalan Ijen. Kawasan ini merupakan area pedestrian.

“Corona bisa menerpa siapa saja. Penetapan jalan, kawasan dan perumahan untuk dijadikan sasaran physical distancing, merupakan bagian dari langkah memutus mata rantai sebaran Covid -9. Ini juga dipicu oleh masih saja ada publik yang belum terbangun kesadaran akan bahaya corona,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Sabtu (2/3/2020).

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengungkapkan, penutupan akses kendaraan yang melintas di kawasan Jalan Ijen, berlaku tiap hari Sabtu dan Minggu, mulai pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB dan 19.00 WIB sampai 23.00 WIB. Tujuan utama adalah meminimalisir keramaian di kawasan ini.

“Sebelum penetapan zona physical distancing dilakukan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan mobil water canon polresta Malang. Sangat dimungkinkan akan ada penambahan ruas jalan lain yang akan ditetapkan sebagai kawasan social physical distancing,” ujar Leonardus.

Leonardus mengatakan, bila kebijakan physical distancing di kawasan Jalan Ijen berjelan efektif. Kawasan lainnya juga akan dijadikan area physical distancing salah satunya adalah Jalan Soekarno-Hatta. Dimana area ini berada di sekitaran kampus-kampus di Malang.

“Ini merupakan langkah pencegahan jangan sampai ada korban jiwa dulu baru kita lakukan langkah penyelamatan. Melengkapi kebijakan WFH dan social distancing, ini langkah yang ke tiga dan ini jelas menukik hubungan orang per orang,” tandasnya. [luc/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar