Pendidikan & Kesehatan

Kota Malang Targetkan Akhir Oktober Masuk Zona Kuning Penyebaran Covid-19

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang menargetkan akhir bulan Oktober daerahnya keluar dari zona oranye menjadi zona kuning penyebaran Covid-19. Zona oranye berarti beresiko sedang, zona kuning adalah beresiko rendah. “Mudah-mudahan Minggu depan kita sudah masuk zona kuning,” kata Wali Kota Malang, Sutaji, Sabtu, (24/10/2020).

Sutiaji mengatakan demi mencapai target itu. Masyarakat harus tetap tertib protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan 3 M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Disamping itu operasi yustisi dan keterlibatan sejumlah tokoh untuk mengajak masyarakat tertib dianggap langkah yang efektif.

“Jadi kita kan ada operasi yustisi, penguatan kampung tangguh, kesadaran masyarakat juga sudah bulat. Kemarin juga dapat bantuan dari tokoh agama ikut mengedukasi pentingnya protokol kesehatan, kami terbantu itu,” papar Sutiaji.

Kasus Covid-19 di Kota Malang memang mengalami penurunan dalam satu bulan terakhir. Untuk kasus terkonfirmasi positif sebanyak, 1.971 pasien. Dari jumlah itu, meninggal dunia sebanyak 196 orang, dinyatakan sembuh sebanyak 1.743 orang dan dalam pemantauan hanya 32 orang. “Saat ini kita bertahan di zona oranye dan kita (berharap) bisa masuk pada zona kuning. Karena di Jatim ini zona kuningnya sudah hampir separuh. Lainnya zona oranye,” kata Sutiaji. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar