Pendidikan & Kesehatan

Korban Begal di Jalan Raya Memiliki Hak Santunan Jasa Raharja

Kepala Jasa Raharja perwakilan Kota Surabaya, I Wayan Pica. (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa korban begal bisa mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Hanya saja, tak semua korban begal bisa dapat santunan. Kepala Kantor Jasa Raharja Surabaya, I Wayan Pica menjelaskan, korban begal yang terjatuh dan mengalami luka kecelakaan bisa diberi santunan.

“Santunan yang ada dikarenakan korban mengalami kecelakaan yang diakibatkan oleh kendaraan atau pengguna kendaraan lain. Dengan kata lain, korban begal yang mengalami kecelakaan itu memiliki hak untuk santunan,” jelasnya kepada beritajatim.com saat peluncuran Trafic Accident Claim System (TASC) di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (22/1/2020).

I Wayan Pica juga menjelaskan, santunan yang diberikan Jasa Raharja hanyalah santunan kecelakaan. Hal itu sesuai yang tertera pada UU no 33 dan 34 tahun 1964. Dalam aturan tersebut terdapat bunyi bahwasanya semua korban kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan lain bisa dijamin. “Dari situlah kita bisa berikan jaminan. Tapi kita butuh akses ke Satuan Reskrim guna menindaklanjuti laporan kondisi yang ada,” harapnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar menyebutkan bahwa pihak kepolisian akan membantu Jasa Raharja untuk mendapatkan akses laporan ke Satuan Reskrim. “Kita akan bantu komunikasi apa kebutuhan Jasa Raharja terkait korban laka yang juga menjadi korban tindak kejahatan begal ini,” tandasnya.

Seperti yang dijelaskan kepolisian, selama ini pihak kepolisian belum mengetahui secara rinci apakah korban begal yang mengalami kecelakaan bisa memperoleh jaminan. Padahal, menurut UU, jaminan kecelakaan terdiri dari jaminan transportasi ambulan sebesar Rp 500 ribu, jaminan rawat UGD sebesar Rp 1 juta dan jaminan rawat inap sebesar Rp 20 juta. Dan jaminan kematian Rp 50 juta serta jaminan pemakaman jika tak ada ahli waris sebesar Rp 4 Juta. Jaminan tersebut adalah nomonal terbanyak sesuai kebutuhan pendanaan di rumah sakit.(man/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar