Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Konferwil IPNU Jatim Digelar di Bojonegoro,

Konferwil IPNU Jatim Ke-23 Kampanyekan Peduli Lingkungan

Ketua IPNU Jatim Choirul Mubtadiin

Bojonegoro (beritajatim.com) – Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-23 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur akan digelar secara hybrid. Peserta yang datang langsung dipusatkan di Pondok Pesantren (PP) At Tanwir, Kabupaten Bojonegoro, pada 24-26 September 2021.

Gelaran Konferwil mengusung banyak isu strategis yang terjadi saat ini. Salah satunya energi baru terbarukan dan kampanye peduli lingkungan. Kampanye peduli lingkungan dikemas dalam workshop bertema “Akselerasi pelajar untuk energi baru dan terbarukan” dengan menghadirkan pakar dan pelaku energi terbaru, sekaligus “Student Zero Waste Lifestyle”.

Kampanye peduli lingkungan yang dilakukan dalam skala kecil langsung bisa diterapkan untuk mengurangi sampah saat pelaksanaan acara. “Peserta diharapkan membawa barang bawaan yang tidak mengandung sampah atau barang-barang sekali pakai,” ujar Ketua IPNU Jatim Choirul Mubtadiin, Rabu (22/9/2021).

Selain mengusung tema lingkungan, dalam Konferwil XXIII ini bertajuk ‘Akselerasi pelajar mewujudkan peradaban baru’. Tujuannya untuk memperkuat IPNU sebagai organisasi kader dengan merumuskan agenda organisasi, melaksanakan regenerasi kepengurusan, dan mendorong peranan pelajar dalam perubahan peradaban baru.

Acara pembukaan Konferwil XXIII rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Ketua Pwnu Jatim KH Marzuki Mustamar dan keynote speaker Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Diin Sapaan akrabnya juga menambahkan, dalam pembukaan Konferwil juga akan dilakukan Deklarasi Pelajar Membangun Desa dan Deklarasi Satgas Pelajar Pemantau Prokol Kesehatan P3K. Kemudian, pada 25 September 2021 ada seminar “New Ekonomic” Dengan Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziyah.

Dilanjutkan kegiatan talkshow “Build a Nation with Innovation” bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Asrorun Ni’am Sholeh.

Kegiatan juga dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. “Kami akan terapkan protokol kesehatan ketat. Selain ada fasilitas swab antigen dan klinik kesehatan, peserta harus membawa Sertifikat Vaksin dan Surat keterangan sehat dari instansi kesehatan,” kata Ketua PW IPNU Jatim Choirul Mubtadi’in dalam rilisnya.

Dalam konferensi, nantinya peserta juga akan dibagi dalam 4-5 titik lokasi yakni aula utama berkapasitas 150 orang dan empat ruangan kapasitas yang berkapasitas 70-100 orang dengan berjarak. Konferwil ini rencananya akan dihadiri sekitar 250 peserta dari pimpinan wilayah dan pimpinan cabang seluruh Jawa Timur serta alumni/ undangan. [lus/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar