Pendidikan & Kesehatan

Kondisi Membaik, 13 Warga Bulumargi Lamongan Bisa Isolasi Mandiri di Rumah

Lamongan (beritajatim.com) – Sepulangnya kerja dari Madura, 13 warga asal Desa Bulumargi Kecamatan Babat Lamongan dinyatakan terpapar Covid 19. Saat ini 13 warga tersebut tengah menjalani perawatan di RS Lapangan Karangkembang Lamongan, dan dilaporkan kondisi mereka semakin membaik.

Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar mengungkapkan, bahwa dari data terbaru yang ia terima, terdapat 13 warga Desa Bulumargi yang kondisinya semakin membaik. “Info terakhir, 13 warga sudah sangat rendah CT-nya dan tanpa gejala sehingga bisa Isolasi Mandiri di Rumah (IMR),” ujar Arif Bachtiar saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/6/2021).

Lebih lanjut, Arif juga menyampaikan, 13 warga ini nantinya bisa segera melakukan IMR di rumah masing-masing yang telah dicek kelayakannya oleh Satgas untuk isolasi. Arif menjelaskan, terkait suplai obat-obatan dan vitamin juga akan disediakan oleh Satgas Covid 19 Lamongan. “Sudah dicek kelayakan rumah untuk IMR dan yang IMR ini disuplai obat-obatan dan vitamin selama 5-7 hari ke depan,” terangnya.

Arif juga menjelaskan, bahwa tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) di Lamongan saat ini 34 persen. Menurut Arif, Lamongan telah menyiapkan 20 Rumah Sakit (RS) penanganan Covid 19 dengan total ada sebanyak 702 bed.

Ke 20 RS tersebut adalah RSUD dr Soegiri, RS Nasrul Ummah, Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Lamongan, RSUD Ngimbang, RS Fatimah, RS Abdurrahman Syamsuri, RS dr Suyudi, RS Intan Medika, RSM Babat, dan RSU Muhammadiyah Babat. “Rumah sakit lainnya adalah RS Lapangan Kembangbahu, RS Lapangan Karangkembang, RS Lapangan Mantup, RS Lapangan Paciran, Yon Zipur 5 Babat,” sambung Arif.

Diketahui sebelumnya, 14 warga Desa Bulumargi telah terpapar COVID-19 usai pulang kerja dari Madura. Dari 14 tersebut, 1 orang telah meninggal dunia. Di sana, mereka kebanyakan bekerja sebagai penjual bakso, pentol dan juga warung makan.[riq/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar