Pendidikan & Kesehatan

Komisi E DPRD Jatim Tinjau Langsung Bansos Covid-19 Kota Malang

Tiga Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari (PDIP) Hikmah Bafaqih (PKB) dan Jajuk Rendra Kresna (Nasdem) dan Walikota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota, Sofyan Edi.

Malang (beritajatim.com) – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari meninjau langsung penyaluran bantuan sosial (bansos) dampak Covid-19, yang dilakukan Pemkot Malang. Sri Untari didampingi anggota Komisi E DPRD Jatim lainnya yang berasal dari Dapil Malang Raya, Hikmah Bafaqih (PKB) dan Jajuk Rendra Kresna (Nasdem).

Tiga Sri Kandi DPRD Jatim asal Malang Raya itu bertemu langsung dengan Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Malang di Jalan Kiageng Gribik, Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (10/6/2020).

“Realisasi dana Bansos di Kota Malang ini sudah terlihat cukup baik. Apalagi penyaluran telah dilakukan kepada warga penerima. Penanganan realisasi Bansos sangat baik, dengan sistem Sibansos, meminimalisir jumlah masyarakat yang tidak tercover Bansos,” papar Sri Untari.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini, melihat ada beberapa catatan yang perlu dibenahi lagi oleh Pemkot Malang. Di antaranya sistem pendataan warga yang berhak menerima bansos masih berjalan manual. Mereka meminta Pemkot Malang segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan sosial.

“Yang kurang masih ada sekitar 6.000 an orang. Jadi kami dorong Pemkot Malang agar segera menyalurkan dan mengupdate data dengan baik,” ujar Sri Untari.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji catatan dari anggota DPRD Jatim akan menjadi perhatian khusus Pemkot Malang untuk melakukan pembenahan dengan baik. Menurutnya, penyaluran bansos di Kota Malang terekam semuanya melalui aplikasi SiBansos. “Tadi para anggota dewan melihat secara langsung realisasi dana secara akumulatif yang dilakukan oleh daerah. Dan kami telah menyajikan apa adanya,” tandas Sutiaji. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar