Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Kolaborasi Apik Bang Asnur dan Laras Sawunggaling SMP Negeri 1 Porong

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kegiatan yang sangat mendadak dan tidak ada persiapan sama sekali akhirnya berbuah manis. Berbekal doa yang kuat dan komunikasi baik dengan tim, acara menyambut tamu seorang maestro sastra, tamu kehormatan, orang hebat dalam bidang seni sastra yaitu Bang Asnur (Asrizal Nur).

Asrizal Nur adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia terkenal lewat puisi-puisi yang ditulis dan dibacakan dengan ciri khas musik dan drama. Selain itu juga dikenal sebagai penggerak kebudayaan dan pimpinan PERRUAS (Perkumpulan Rumah Seni Asrizal Nur).

Tepatnya hari Kamis, 3 Maret 2022 rombongan dari Bang Asnur, Putri Thania dan Bang Faisal tiba di Sidoarjo Jawa Timur. Sebelum tiba di Sidoarjo singgah di kota Ponorogo, kota yang terkenal dengan reognya.

Kepala SMP Negeri 1 Porong, Zainul Nuri sangat senang dengan kedatangan Bang Asnur. “Beliau adalah tokoh literasi Indonesia, harus kita sambut dengan gembira,” kata Zainul Nuri.

Sulami (Wakil Kepala Bidang Kesiswaan) dan Retno (Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Guru Seni Budaya) beserta tenaga kependidikan SMP Negeri 1 Porong juga sangat apresiasi. Suguhan-suguhan yang dihidangkan kepada tamu selain konsumsi, ada pula tari remo khas Jawa Timur dan suguhan istimewa yaitu paguyuban Laras Sawunggaling SMP Negeri 1 Porong.

Paguyuban karawitan yang dipimpin oleh Murlan ternyata membuat terngiang Bang Asnur. Awalnya baru datang disambut oleh gending Kebogiro Laras Pelog Pathet Barang, kemudian tari Remo dan setelah itu ada penampilan karawitan gending Aja Lamis, Marikangen dan Gugur Gunung.

Paguyuban yang memiliki anggota Nabila, Amel, Aurel, Sheren, Septi, Viona, Kevin, Bella, Angga dan Tinton ini ternyata sering menerima job nikahan, penampilan di dinas, di instansi pendidikan dan lain-lain. “Anak-anak ini adalah generasi ke-4 paguyuban Laras Sawunggaling,” kata Murlan.

Sesuatu tidak terduga, tidak ada angin, penyajian atau penampilan yang tidak ada persiapan dari Bang Asnur yaitu pembacaan seni sastra lama Gurindam dengan kolaborasi seni karawitan Jawa. “Baru pertama beliau lakukan hal semacam ini, estetikanya luar biasa, korelasinya menyentuh. Selain itu juga ada penampilan tak kalah menariknya yaitu semua anggota PERRUAS nembang Aja Lamis bersama-sama yang diiringi live paguyuban Laras Sawunggaling,” imbuh Murlan.

Diskusi juga dihadirkan dengan pemateri Yeremia Satria dan Rizky Ihya Ulumudin dari Mahasiswa STKIP PGRI Sidoarjo. Materi yang disajikan berupa sejarah Sidoarjo mulai dari Kerajaan Jenggala. Karena begitu apik dan runtutnya dalam menyampaikan sampai-sampai Bang Asnur kepo dan berusaha menggali ilmu dari dua pemuda luar biasa ini. [but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar