Pendidikan & Kesehatan

KMB Normal, Disdik Pamekasan Tunggu Status Zona Hijau

Pamekasan (beritajatim.com) – Status zona kuning penyebaran Coronavirus Disease 2019 di kabupaten Pamekasan, menjadi alasan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat untuk tidak melaksanakan model pembelajaran tatap muka atau Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) secara normal.

Sebab hingga saat ini, Disdik Pamekasan masih bertahan dengan menerapkan dua model pembelajaran berbeda, yakni pembelajaran model dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Bahkan hal tersebut sudah digelar sejak 23 September 2020 lalu.

“Prinsipnya kami belum berani membuat kebijakan pembelajaran tatap muka socara normal, meskipun Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) sudah memberikan kelonggaran untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka,” kata Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini, Selasa (24/11/2020).

Padahal dalam surat edaran Kemendikbud RI, daerah dengan status zona kuning atau dalam resiko rendah diperkenankan untuk melaksanakan proses KMB secara normal, sekalipun harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat.

“Jadi kebijakan (Kemendikbud) itu disesuaikan dengan kondisi daerah, daerah diberikan pilihan untuk melakukan kajian demi sebuah kebijakan. Namun kami memandang di Pamekasan masih dalam status zona kuning, sehingga kami terapkan dengan kebijakan pembelajaran tatap muka dengan sistem sif (bergiliran),” ungkapnya.

Dari itu pihaknya menjelaskan bakal mengeluarkan kebijakan KBM secara normal setelah kabupaten Pamekasan, dinyatakan aman dengan status sebagai zona hijau penyebaran Covid-19. “Untuk saat ini kami masih menerapkan model pembelajaran tatap muka dengan kuota 50 persen,” jelasnya.

“Untuk kebijakan penerapan proses KMB secara normal seperti sedia kala, kami menunggu perkembangan kondisi pandemi saat nanti sudah tercatat sebagai zona hijau penyebaran Covid-19. Jadi untuk proses KBM normal kami menunggu status hijau,” pungkasnya.

Berdasar update peta sebaran wabah virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Senin (23/11/2020) kemarin. Terdata sebanyak 398 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, meliputi sebanyak 24 orang dalam proses isolasi, 34 orang meninggal dunia, dan 340 orang dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect akibat Covid-19, terdata sebanyak 986 orang. Meliputi sebanyak 23 orang dalam status pengawasan, sebanyak 63 orang meninggal dunia, serta sebanyak 900 orang dinyatakan selesai alias negatif Covid-19. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar