Pendidikan & Kesehatan

Klaster Pasar Krempyeng Gresik Bertambah, 3 Orang Positif Covid-19

Petugas Satgas Covid-19 dengan Pakaian APD Menyemprot Disinfektan di Pasar Krempyeng Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Klaster Pasar Krempyeng Gresik berimbas pada penambahan pasien yang terpapar positif Covid-19. Dari klaster tersebut yang semula ada 10 terkonfirmasi positif kini bertambah 3 orang. Sehingga, total ada 13 orang yang terkena Covid-19.

Sebagai dampak adanya tambahan itu, petugas gabungan satgas lengkap dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) melakukan penyemprotan di Pasar Krempyeng. Jika terus bertambah, penutupan pasar tersebut berpotensi diperpanjang.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik, Agus Budiono mengatakan aktivitas pasar ditutup semuanya selama tujuh hari. “Kami larang berjualan atas temuan ini sambil menunggu dari Dinas Kesehatan (Dinkes) apakah diperpanjang atau tidak,” katanya, Jumat (12/6/2020).

Kondisi pasar Krempyeng tersebut steril dari pedagang. Tidak ada satupun yang nekat berjualan di tempat itu. Garis dilarang melintas dari satpol PP mengitari pasar.

Ratusan lapak itu sudah disemprot cairan disinfektan. Bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Penyemprotan dilakukan dua kali dalam sepekan ini. “Sejak awal sudah kami berikan sosialisasi lewat banner. Tapi mereka tidak menerapkan penegakan protokol kesehatan (PPK) maka harus menerima resiko,” tandasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar