Pendidikan & Kesehatan

Klaster Keluarga di Mergosono, Polresta Malang Kota Siapkan Kampung Tangguh

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata.

Malang (beritajatim.com) – Kelurahan Mergosono, Kedungkandang Kota Malang menjadi salah satu daerah penyebaran Covid-19. Di kelurahan ini terdapat klaster keluarga sebanyak 10 orang dinyatakan konfirm positif Covid-19.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan di Kelurahan Mergosono belum dibentuk kampung tangguh Covid-19. Untuk itu, dia akan membuat kampung tangguh di Mergosono. Sebab, kampung tangguh diharapkan mampu meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Untuk Mergosono belum ada kampung tangguh. Itu yang menjadi masalah. Segera akan kami bentuk. Kampung tangguh lingkup RW karena kalau kelurahan atau kecamatan cakupannya terlalu luas,” kata Leonardus, Rabu (24/6/2020).

Leonardus menyebut, dengan kampung tangguh akan memudahkan proses tracing kepada klaster keluarga. Karena dalam satu kampung tangguh ada sekitar 200 sampai 400 Kartu Keluarga (KK). Menurutnya, kampung tangguh tingkat RW memudahkan proses tracing karena lingkupnya tidak terlalu besar.

“Tracingnya juga lebih mudah, aktivitasnya sampai interaksi dengan siapa saja oleh pasien konfirm positif dari klaster keluarga. Kemudian treatmentnya. Jika dilihat munculnya klaster keluarga ini karena proses isolasi mandiri yang tidak disiplin. Maka saya menganjurkan agar proses isolasi jangan dilakukan di rumah pasien sendiri,” papar Leonardus.

Polresta Malang Kota sendiri sedang intens membentuk kampung tangguh di Kota Malang. Dalam sehari minimal ada dua kampung tangguh yang akam dibentuk sebagai langkah menekan penyebaran Covid-19. Saat ini di Kota Malang sudah ada 91 kampung tangguh. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar