Pendidikan & Kesehatan

Klaster Baru Rokok Mustika Capai 23 Orang Reaktif dan Pasar Pujon 3 Reaktif

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso mengungkapkan ada dua klaster baru penularan virus corona di Jatim, setelah Klaster Sampoerna. Yakni, Klaster Pabrik Rokok Mustika (RM) Tulungagung dan Klaster Pasar Pujon Kabupaten Malang.

“Tulungagung itu ada dua perusahaan, perusahaan anaknya dan bersebelahan dengan perusahaan orang tuanya. Dari 214 karyawan yang rapid test, ada 17 orang yang reaktif. Karyawan ini 5 orang dari Kabupaten Kediri, 5 dari Kota Kediri dan 7 dari Tulungagung. Hari ini dilakukan lagi 32 orang rapid test dan 6 orang reaktif, semuanya dari Tulungagung,” kata Kohar kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (4/5/2020) malam.

Menurut dia, test swab untuk 23 orang reaktif Klaster Rokok Mustika itu hasilnya masih belum keluar dan akan ditindaklanjuti kabupaten/kota masing-masing.

Sementara itu, untuk Klaster Pasar Pujon ada kontak erat sebanyak 41 orang yang dirapid test. “Ada yang reaktif 3 dan non reaktif. Kasus ini bermula dari seorang pedagang yang riwa-riwi Sidoarjo-Surabaya. Hasil swabnya positif dan meninggal saat dirawat di RS Batu,” jelasnya.

Yang membuat Dokter Kohar agak terkejut adalah Klaster Ponpes Temboro Magetan dan Klaster Asrama Haji Sukolilo Surabaya sudah berhenti. “Lamongan dan Probolinggo tetap dipantau untuk Klaster Asrama Haji, sementara ini berhenti,” pungkasnya. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar