Pendidikan & Kesehatan

Klaim BPJS Kesehatan di Sidoarjo Sejak Bulan Maret Meningkat Hingga Rp 40 M

Sidoarjo (beritajatim.com) – Hasil verifikasi BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, selama tiga bulan masa Covid-19, total klaim rumah sakit rujukan dalam pembiayaan angkanya terbilang fantastis. Terhitung sejak bulan Maret hingga Mei 2020, total pembiayaan klaim rumah sakit yang telah dibayarkan dari Kementrian Kesehatan mencapai Rp 40 milyar.

Sebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo angkanya terbilang semakin meningkat. Ada sebanyak 1287 orang terkonfirmasi positif Covid-19, 727 orang berstatus PDP dan 1337 orang menjadi ODP.

Berbanding lurus, secara tak langsung pembiayaan atas penanganan covid-19 juga semakin membengkak. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Sri Mugirahayu menyatakan, pihaknya hanya melakukan verifikasi atas klaim dari rumah sakit. Dimana setelah ada klaim dari rumah sakit, dilaporkan ke pihak Kementerian Kesehatan.

“Untuk kemudian selang tiga hari setelah berita verifikasi diterbitkan, klaim biaya Covid-19 langsung dibayarkan pihak Kementerian Kesehatan,” katanya Jumat 26/6/2020).

Dia menambahkan, pembiayaan untuk penanganan Covid-19 sendiri, pihak BPJS Kesehatan Sidoarjo secara regulasi, pembiayaan berbeda dengan klaim JKN.

Untuk pandemi Covid-19 rujukannya jelas telah tertuang dalam Perpu Bencana Nonalam dan diatur dalam Perpres 82. “Klaim pembiayaan Covid-19 langsung pembiayaannya dengan APBN melalui Kementerian Kesehatan,” jelasnya. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar