Pendidikan & Kesehatan

KKN FK Unair, Mahasiswa Beri Edukasi Covid-19 ke Warga Kenjeran

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 30 mahasiswa FK Unair semester enam ini memilih program KKN-BBM (Belajar Bersama Masyarakat). Mereka satu-satunya kelompok mahasiswa FK Unair yang berkelompok dengan fakultas lain dan tidak memilih program KKN penyetaraan.

Noriko Dyah Ayu Saraswati, mahasiswa FK Unair semester 6 ini misalnya. Yang bergabung dalam Kelompok 155 KKN BBM(Belajar Bersama Masyarakat) Ke-64 Universitas Airlangga.

Ia bersama 9 rekan lintas fakultas, seperti Fakultas Kedokteran, Farmasi dan Sains memfokuskan pendampingan di RT 05 Kampung Nelayan, Kenjeran.

Selain pembagian masker yang telah dilakukan, rangkaian pengabdian masyarakat secara offline telah dirancang. Termasuk pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis serta beberapa workshop terkait SDGs untuk menunjang keterampilan warga.

Namun awal Juli kasus Covid-19 semakin meningkat. Pertemuan langsung dengan warga akan meningkatkan risiko paparan baik bagi warga maupun mahasiswa. Setelah berdiskusi dengan dosen Pembimbing KKN, Dr. dr. Eighty Mardiyan Kurnawati,Sp.OG(K), akhirnya semua program dialihkan ke online.

“Pembimbing memberikan arahan dan masukan agar semua kegiatan dilaksanakan secara online mengingat situasi pandemi saat ini masih belum kondusif. Atas arahan dan pendampingan beliau, akhirnya tercetuslah program-program ini,” tambahnya.

Noriko menyebut meskipun kegiatannya online, kelompoknya membuat program yang tetap berdampak lama kepada masyarakat. “Sasaran edukasi kami ada dua, yakni anak-anak serta ibu rumah tangga,” terangnya.

Program edukasi ini diberikan lewat beberapa platform. Yakni melalui webinar tematik yang diselenggarakan tiap minggu dan siaran podcast tentang kesehatan mental yang bisa didengarkan kapan saja. Menariknya, program edukasi ini juga diekesekusi lewat pembagian flyer edukasi dibagikan melalui grup whatssap.

“Jadi kami buatkan grup untuk anak-anak dan ibu-ibu. Di situ kami bisa saling komunikasi, berbagi poster edukasi dan yang lain. Dan selalu kami follow up tiap hari,” papar Mahasiswa Prodi Kebidanan Fakultas Kedokteran ini.

Topik yang diangkat pun beragam. Mulai kesehatan reproduksi seperti yang diselenggarakan hari ini, Sabtu(31/7). Juga seputar enterpreneurship, edukasi seputar Covid-19, pengelolaan sampah hingga peningkatan motivasi belajar.

Norika menuturkan, keempat program edukasi yang kelompokmya jalankan ini searah dengan Tujuan SDG’s(Sustainable Development Goal) antara lain peningkatan kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi dan menjaga ekosistem. Sesuai arahan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNAIR, Dr. Gadis Meinar Sari, dr., M.Kes (Dr. Gadis). Selain edukasi, beberapa program penunjang lain yang dikerjakan Kelompok KKN 155 antara lain lomba mewarnai yang juga dilaksanakan secara online. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar