Pendidikan & Kesehatan

Satu Santri Temboro Positif

Kini Ada 3 Kluster Penularan Corona di Ponorogo

foto/ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) – Gelombang kepulangan puluhan santri dari Ponpes Temboro Magetan, akhirnya menjadi kluster baru persebaran Covid-19 di bumi reyog. Lantaran satu santri yang pulang itu terkonfirmasi positif virus corona. Hal itu diketahui, setelah hasil swab santru tersebut.

“Pasien nomor 10 ini merupakan santri dari ponpes Temboro Magetan, saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi di RSUD dr. Harjono,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Minggu (3/5/2020).

Ipong mengungkapkan, tercatat ada 57 santri yang beberapa waktu lalu pulang dari Temboro. Dari hasil rapid test sebanyak 54 orang hasilnya non reaktif. Sedangkan sisanya 3 santri, hasilnya reaktif. Dan langsung dilakukan test Swab.

Nah, yang hasil Swab sudah keluar baru satu dan positif. Dua merupakan pasien nomor 10. Sedangkan dua santri lainnya hasil swab belum keluar. “Pasien nomor 10 ini masih muda, umurnya sekitar 23 tahun, dia OTG karena tidak ada gejala,” katanya.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, hingga saat ini ada 10 orang dinyatakan positif Covid-19 di Ponorogo. Jumlah tersebut terdiri dari 3 kluster penularan virus corona. Sebanyak 8 orang tertular dari kluster asrama haji Sukolilo Surabaya. Sisanya masing-masing dari kluaster Jakarta dan Ponpes Temboro Magetan.

Untuk pasien santri dari Ponpes Temboro ini tidak ada kontak erat, sebab sejak masuk ke Ponorogo langsung dilakukan isolasi. “Santri-santri yang pulang dari Temboro ini langsung dilakukan isolasi di balai desa maupun kelurahan,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar