Pendidikan & Kesehatan

Khofifah Minta RSSA Layani Covid-19, Tapi…

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau RSSA Malang.

Malang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, memberikan layanan khusus untuk pasien Covid-19.  Dia juga meminta RSSA bisa menyediakan layanan yang berkualitas untuk pasien Covid-19 dan memberikan proteksi bagi pasien non Covid-19.

Jumlah bed di RSSA juga ditambah, dari 34 menjadi 92. Gedung penanganan Covid-19 juga berbeda dengan gedung layanan umum. Fasilitas ini akan dioperasionalkan pada pekan depan. Ruangan khusus Covid-19 RSSA ini sebelumnya merupakan instalasi pelayanan utama atau ruang paviliun.

Ruangan tersebut juga telah didesain secara komprehensif bagi para pasien yang terindikasi maupun yang terkonfirmasi Covid-19. Dimana, telah dilengkapi dengan fasilitas ICU, Kamar Operasi (OK), hemodialisa, hingga tempat pemulasaraan jenazah.

“Dengan adanya layanan khusus Covid-19 ini artinya bahwa pasien-pasien lain tidak perlu khawatir akan terkontaminasi Covid-19. Karena, ruangan sudah terpisah dan didesain sedemikian rupa sehingga aman dan terlindungi,” ujar Khofifah, Kamis (18/6/2020) di Malang.

Khofifah menyebut, pola ruangan layanan khusus Covid-19 yang disiapkan secara komprehensif oleh RSSA juga bisa memberikan ketenangan bagi pasien-pasien non Covid-19. Ini penting, untuk bisa memastikan bahwa pasien-pasien non Covid-19 juga bisa tetap terlayani dengan baik dan terlindungi saat periksa maupun perawatan di RSSA.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

“Jadi poinnya adalah para nakes bisa terproteksi, demikian pula dengan pasien non Covid-19 yang membutuhkan layanan kesehatan juga terproteksi. Dan dalam saat yang sama bagi pasien Covid-19 juga bisa terlayani dengan baik dan maksimal,” kata Khofifah.

Sementara itu, Dirut RSSA Malang Kohar Hari Santoso menyampaikan, kapasitas di ruangan ini tersedia sebanyak 92 bed. Saat ini, semua ruangan tengah dipersiapkan dan disempurnakan. Rencananya, mulai minggu depan akan bisa segera dioperasikan.

“Saat ini, kami terus mempersiapkan dan minggu depan sudah siap kami operasionalkan,” tandas Kohar. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar