Pendidikan & Kesehatan

Khofifah Ingin Influencer Malang Raya Jadi Garda Terdepan Lawan Covid-19

Gubernur Jawa Timur mengumpulkan tiga kepala daerah di Malang Raya untul melakukan rapat koordinasi kelanjutan transisi new normal di Bakorwil III Malang, Sabtu, (20/6/2020).

Malang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur mengumpulkan tiga kepala daerah di Malang Raya untul melakukan rapat koordinasi kelanjutan transisi new normal di Bakorwil III Malang, Sabtu, (20/6/2020). Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, dan Bupati Malang, M Sanusi ikut dalam rapat koordinasi ini.

Khofifah menerangkan bahwa posisi Malang Raya, Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang berada di zona jingga atau zona dengan resiko sedang. Untuk itu, Malang Raya masih akan melanjutkan masa transisi new normal selama sepekan kedepan. Masa transisi new normal berjalan sejak 31 Mei 2020 silam.

“Malang Raya masuk resiko sedang posisinya masih transisi new normal,” kata Khofifah.

Khofifah berharap warga Malang Raya menjadi garda terdepan dalam melawan Covid-19. Malang Raya yang dikenal sebagai gudangnya influencer juga diharapkan turut serta mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19.

Dia meminta, pegiat media sosial mulai dari influencer, Youtuber, dan Vlogger aktif melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin disiplin protokol kesehatan. Seperti ajakan untuk mencuci tangan, menggunakan masker dan memperhatikan jarak interaksi.

“Jadi saya mohon kepada seluruh warga Malang raya terutama Influencer, Vlogger, Youtuber tolong disampaikan pesan kepada seluruh masyarakat bahwa yang berada di garda depan adalah warga masyarakat itu sendiri. Sebelum vaksin ditemukan vaksin paling ampuh adalah kedisiplinan,” tandas Khofifah. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar