Pendidikan & Kesehatan

Khofifah: 25 Karyawan HM Sampoerna Dipindahkan ke Rumah Sakit

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Lucky Hermawan saat mengunjungi Mapolrestabes Surabaya, Minggu (3/5/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus Covid-19 di kalangan karyawan PT HM Sampoerna Tbk terus bertambah. Sampai dengan saat ini, total konfirmasi positif Covid-19 di klaster Sampoerna mencapai 66 orang. Dua karyawan meninggal dunia.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (3/5/2020) menyebutkan. Setidaknya ada tambahan 29 orang yang terkonfirmasi positif terjangkit virus corona.

“Jadi kita update semalam ada tambahan 29 karyawan Sampoerna yang positif Covid-19. Hasilnya keluar semalam. Jadi tambahan 29 ini dari mereka yang menunggu hasil swab di RS Soetomo. Mereka saat ini ada di salah satu hotel, masih diobservasi di sana. Saat ini dari 64 karyawan positif, 25 sudah dipindah ke rumah sakit. Mereka semua ini harus dirujuk di rumah sakit. Koordinasi terus kita lakukan,” jelasnya saat mengunjungi Mapolrestabes Surabaya, Minggu (3/5/2020).

Khofifah menyebut karyawan yang baru diswab Soetomo sebenarnya sudah melakukan tes tersebut pada Selasa (14/4/2020) hingga Jumat (17/4/2020) lalu. Namun hingga Selasa (28/4/2020) lalu, hasilnya belum diketahui. Sehingga dengan adanya informasi ini, maka akan dilakukan penegasan penerapan PSBB di Kota Surabaya.

Khofifah juga menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih menunggu koordinasi dengan manajemen Sampoerna untuk pemindahan karyawan yang positif. Karena pihak hotel hanya mau menampung karyawan saat rapid test. Namun, saat positif swab Covid-19, pihak hotel tidak berkenan ditempati.

“Itu tugas kita ya bagaimana memberikan tempat yang memadai kepada mereka yang positif. Rata-rata mereka kos, akan semakin berbahaya bila isolasi mandiri meski kondisinya baik-baik saja. Sementara sebagian sudah dilakukan penelusuran jejak dan membawa 25 pegawai yabg positif ke RS,” papar mantan Menteri Sosial ini.

Perlu diketahui, sebelumnya HM Sampoerna menghentikan sementara aktivitas produksinya di pabrik Rungkut 2, Kota Surabaya. Pasalnya, dua karyawan perusahaan dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Kedua karyawan tersebut diketahui meninggal dunia setelah melalui perawatan di rumah sakit.

Kondisi tersebut pun membuat ratusan karyawan lainnya dikarantina. Dalam rilis yang diterima pada, 30 April 2020, Direktur HM Sampoerna, Elvira Lianita mengatakan penutupan ini berlaku sejak 27 April 2020. Belum diketahui hingga kapan penutupan berlangsung. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar