Pendidikan & Kesehatan

Kewajiban Pakai Masker Bukan Hanya untuk Orang Dewasa

Seorang pelajar SMP disanksi menyanyikan lagu Indonesia Raya, akibat tidak memaki masker

Jombang (beritajatim.com) – Tim gabungan dari TNI, Satpol PP dan Polres Jombang menjaring seorang pelajar kelas VII SMP (Sekolah Menengah Pertama) dalam operasi yustisi di Bundaran Ringin Contong, Kamis (5/11/2020).

Bocah tersebut dibonceng sepeda motor oleh ibunya. Ketika melintas di titik nol kilometer Jombang tersebut, tim razia langsung menhentikannya. Pasalnya, bocah SMP tersebut tidak memakai masker. Padahal, sang ibu yang membonceng mengenakan masker.

“Tadi sudah saya omeli agar memakai masker. Eh, anak saya tetap saja bandel tidak mau memakai masker. Ini tadi mengambil ijazah dari sekolah,” kata Munifa (37), menyampaikan alasan mengapa anaknya tidak memakai masker.

Bocah yang beralamat di Desa Dapur Kejambon, Jombang ini kemudian menghadap petugas untuk pendataan. Di sela itu, petugas memberikan imbauan tentang pentingnya memakai masker. Bukan hanya orang dewasa, masker juga wajib dipakai oleh anak-anak sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Karena melanggaran aturan, bocah SMP itu kemudian disanksi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Petugas memberikan megaphone, bocah berperawakan kurus ini menyanyikan lagu tersebut dengan lantang. Melihat anaknya dihukum menyanyi, sang ibu sibuk mengabadikan lewat kamera ponsel.

Kepala Bidang Tibum dan SDA (Ketertiban Umum dan Sumber Daya Alam) Haris Aminuddin mengatakan, dalam razia yang berlangsung selama satu jam itu petugas menjaring 23 pelanggar. Dari jumlah itu, ada satu pelanggar yang berusia anak.

Menurut Haris, kewajiban memakai masker tersebut bukan hanya untuk orang dewasa. Namun juga anak-anak. “Ada satu pelanggar di bawah umur. Kita berikan sanksi menyanyikan lagu Indonesia Raya. Masyarakat yang beraktifitas di luar, wajib memakai masker,” kata Haris usai razia.

Haris menandaskan, razia serupa terus digelar di Jombang hingga status darurat Covid-19 dicabut. Hal itu bertujuan memutus rantai penyebaran Covid-19. “Tentu titik lokasinya berbeda-beda,” pungkas Kabid Tibum dan SDA Satpol PP Jombang. [suf/but]

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar