Pendidikan & Kesehatan

Ketersediaan Oksigen di Lamongan Diklaim Masih Aman

Lamongan (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Lamongan melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen di beberapa rumah sakit setempat. Hal itu untuk mengantisipasi kelangkaan oksigen. Sehingga dapat diketahui bahwa ketersediaan di Lamongan masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Pengecekan tersebut dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soegiri Lamongan dan Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML). “Untuk saat ini ketersediaan oksigen aman,” ujar Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri, usai melakukan pengecekan, Selasa (6/7/2021).

 

Menurut Yoan, hal itu dilakukan agar tidak terjadi panic buying terhadap ketersediaan oksigen karena banyaknya orang yang membutuhkannya. Selain itu, Yoan menilai, terjaganya ketersediaan oksigen tak lepas dari kesigapan pihak rumah sakit dalam mengantisipasi kekurangan dan kelangkaan oksigen.

“Seperti di RSML, ketika mereka tahu kadarnya (oksigen) tinggal 35 persen, mereka langsung menghubungi pihak produsen,” sambungnya.

Tak hanya itu, Hal yang sama juga dilakukan oleh RSUD dr. Soegiri. Dalam keterangannya, Yoan membeberkan bahwa pihak RSUD selalu berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Lamongan terkait pengiriman oksigen.

“Beberapa hari lalu, Kepala RSUD dr. Soegiri, dalam hal ini Pak Annas memberitahukan kalau pihaknya sudah menghubungi Samator beberapa hari sebelumnya, cuma dijawab masih dalam perjalanan. Kemudian kita bantu untuk koordinasi, kita bantu untuk cek, kita kerahkan anggota untuk pengawalan dan Alhamdulillah oksigen beberapa truk kemarin itu tiba di RSUD dr Soegiri,” terang Yoan.

Kendati demikian, pihaknya tak henti-hentinya meminta pengertian kepada warga agar tidak mementingkan diri sendiri di tengah situasi seperti ini. Tak kalah penting, ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan agar angka penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.

“Bagaimanapun protokol kesehatan yang harus menjadi perhatian utama kita. Jangan mudah panik dengan informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya,” tandasnya.

Sementara itu saat dihubungi beberapa kali secara terpisah terkait data stok ketersediaan oksigen, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan dr. Taufik Hidayat hanya mengatakan secara singkat bahwa ketersediaan oksigen untuk kebutuhan medis di sejumlah rumah sakit Lamongan masih cukup. “Oksigen cukup,” jawab Taufik singkat tanpa menunjukkan data terkini. [riq/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar