Pendidikan & Kesehatan

Kesadaran Berjemur di Bawah Sinar Matahari Masih Minim

Petugas tiga pilar TNI, Polri dan Kecamatan Genteng saat sosialisasi pentingnya jaga jarak untuk antisipasi virus corona di Apartemen Twin Tower, Genteng, Surabaya, Sabtu (28/3/2020). [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Penghuni apartemen masih banyak yang tidak mau membuka pintu dan jendela saat pagi hari. Mereka juga masih enggan untuk berjemur di sinar matahari. Padahal dua hal ini merupakan salah satu langkah membersihkan virus corona atau covid-19 di lingkungan rumah.

Seperti dikatakan Agnes Diah (30) warga Genteng, Surabaya. Dirinya mengaku tak pernah berjemur ketika pagi. Untuk mencegah corona, Agnes hanya mengenakan hand sainitizer dan masker. “Kalau untuk apartemen sudah ada penyemprotan disinfektan. Jadi saya rasa cukup untuk antisipasi badan. Kalau untuk kekebalan tubuh, saya konsumsi vitamin dan madu. Tapi kalau soal berjemur badan dan membuka jendela agar sinar matahari masuk, belum saya lakukan,” tandasnya, Sabtu (28/3/2020).

Tak hanya Agnes, warga lainnya bernama Rahmad juga melakukan hal serupa. Dirinya cukup antisipasi dengan pembersih tangan, masker dan penyemprotan disinfektan. Melihat hal tersebut, Kapolsek Genteng Kompol Anggi Saputra Ibrahim menjelaskan, selain menjaga kebersihan tubuh, warga diharapkan untuk menjaga kebersihan dan kesegaran udara menggunakan sinar matahari.

Tak kalah penting juga physical distancing harus dilakukan untuk antisipasi virus menempel ke badan. “Kalau tak jaga physical distancing, virus yang dibawa orang dekat di sekitar kita akan nempel. Bahaya lagi jika menempel ke anggota tubuh bagian muka. Maka virus akan cepat menjalar ke tubuh,” paparnya.

Tak hanya menyosialisasikan secara langsung bertatap muka, melalui spanduk juga dipasang di sejumlah titik keramaian. Tak kalah penting pemasangan sepanduk juga dipajang pada muka hotel maupun apartement. Bahkan sejumlah pemilik apartemen atau hotel diimbau untuk membuat spanduk dan dipajang di muka gedung.

“Kita imbau langsung, kita patroli dan kita pasang spanduk supaya warga melakukan physical distancing. Kita juga turun ke lampu merah untuk menyosialisasikan pentingnya di rumah saja, jaga kesehatan dan kebersihan,” pungkasnya. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar