Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Kepala Sekolah Diduga Terlibat VCS, Kadindik Magetan: Modus Baru Pemerasan

Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda dan Olahraga Magetan Suwata

Magetan (beritajatim.com) – Kepala SMPN 2 Kawedanan Magetan Jawa Timur Sukadi diduga jadi korban pemerasan. Usai videonya ramai beredar dan bahkan ditawarkan oleh seorang warganet di grup facebook Suara Rakyat Surabaya, Selasa (14/12/2021). Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Magetan Suwata menyebut kalau Sukadi merupakan korban.

Dari pengakuan Sukadi yang dia terima, dia mendapatkan panggilan video dari nomor tak dikenal. Namun, tetap diangkat olehnya. Dan usai diangkat, Sukadi melihat wanita menunjukkan organ intimnya. Setelah itu, Sukadi dimintai uang tunai jika tidak ingin video itu tersebar. Dan bahkan bukan hanya satu orang saja yang mencoba memerasnya.

“Setelah satu ancaman dan pemerasan. Tiba-tiba sudah tidak bisa dihubungi. Nanti masuk lagi nomor yang lain mengancam menyebarkan dan meminta uang tunai jika tak ingin videonya disebar ke publik,” kata Suwata, Kamis (16/12/2021)

Mantan Kepala Dinas Kominfo Magetan itu belum memastikan apakah Sukadi sudah memberikan sejumlah uang yang diminta pelaku atau belum. Sementara informasi yang dia terima bahwa pelaku berada di Jakarta.

Karena kejadian itu dia meminta seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang berada di bawah naungannya untuk mewaspadai penelepon tak dikenal terlebih memanggil video. Trik yang dialami Sukadi-lah yang biasa digunakan pelaku untuk mencari korban.

“Sekaligus bijak juga dalam bermedia sosial. Kalau sudah seperti itu meskipun belum ketemu langsung dengan pelaku kan kesannya jadi tidak baik. Sekalipun tidak terjadi secara fisik kan ternyata pelaku ini bisa saja tetap memanfaatkan video itu untuk memeras,” kata Suwata.

Terpisah, pihak kepolisian mengaku belum menerima laporan dari Sukadi. Namun, kejahatan pemerasan dengan modus demikian bisa menimpa siapa saja. “Kami harap hati-hati dan waspada bagi siapapun. Sementara kami belum menerima laporan dari korban,” kata AKP Budi Kuncahyo, Kasi Humas Polres Magetan. (fiq/kun)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar