Pendidikan & Kesehatan

Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto Sembuh Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto mengabarkan kabar gembira, dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto sembuh. Salah satunya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto dalam rilis resminya, Selasa (5/5/2020). “Alhamdulillah, dua pasien di Kabupaten Mojokerto yang positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Dua pasien itu dari Kecamatan Kemlagi dan Kecamatan Pacet,” ungkapnya.

Pasien pertama yang terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kecamatan Kemlagi tersebut merupakan ibu rumah tangga berusia 36 tahun yang menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Pasien tersebut lebih dulu sembuh, sementara hasil swab mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar baru keluar hari ini.

“Hasil swab kedua pasien ini baru keluar hari ini dan hasilnya negatif. Sesuai standar penanganan yang sudah diedarkan oleh Gugus Tugas Provinsi Jawa Timur, proses pemulangan pasien positif yang dinyatakan sembuh memiliki beberapa tahapan,” katanya.

Masih kata Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Mojokerto ini, setelah hasil swab kedua dinyatakan negatif, pasien tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Kemudian pasien akan tetap dipantau dan dipastikan lagi dengan swab ketiga yang disebut dengan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

“Jika hasil dari swab ketiga atau RT-PCR negatif, maka pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Untuk pasien S asal Kecamatan Pacet ini kan hasil swab kedua sudah keluar, maka ini nanti akan dipantau hasil RT-PCR. Karena sejak awal pasien ini isolasi mandiri di rumah,” jelasnya.

Maka sampai saat ini, lanjut Ardy, pasien tetap melalukan isolasi mandiri di rumah sambil menanti RT-PCR. Pihaknya berharap, tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto terus meningkat. Dengan sembuhnya dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto maka jumlah pasien Covid-19 ada lima orang.

“Semoga kesembuhan dua pasien Covid-19 kali ini menjadi penyemangat pasien yang lain untuk sembuh serta menjadi semangat juga bagi tenaga medis yang menjadi garda terdepan yang sampai detik ini masih berjuang menangani pasien yang lain,” harapnya.

Untuk diketahui, swab merupakan proses pengambilan sampel dahak. Sampel dahak tersebut kemudian di tes dalam proses RT-PCR. Hasil dari RT-PCR inilah yang nantinya menunjukkan terpapar tidaknya pasien dari virus corona. Sekedar diketahui, masih ada lima pasien positif Covid-19 yang hingga kini masih menjalani isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Yakni tenaga medis di RSUD Prof Dr Soekandar, R (39) asal Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Pasien merupakan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Kabupaten Mojokerto. Pasien mengikuti pelatihan petugas haji yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada 9-18 Maret lalu.

Pasien di isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Pasangan suami-istri (pasutri) asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto JS (50) dan S (48). Keduanya juga di isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Dan pasien terakhir yakni istri dari salah satu Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kabupaten Mojokerto berinisial L. Perempuan berusia 43 tahun asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menjalani isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar sejak tanggal 22 April lalu.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar