Pendidikan & Kesehatan

Kemenag Sampang Dikelilinggi Ratusan Guru Non PNS

Pardi Kepala Kemenag Sampang saat diwawancarai wartawan beberap waktu lalu. [Foto: Zamachsari]

Sampang (beritajatim.com) – Jumlah guru yang mengajar di sekolah negeri di bawah naungan kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, melebihi batas. Sehingga sebagian guru diperbantukan untuk mengajar ke lembaga sekolah swasta.

“Bahasanya bukan lebih, tetapi cukup untuk guru di lembaga sekolah negeri,” terang Kepala Kemenag Sampang Pardi, belum lama ini.

Sayangnya, lanjut Pardi, jumlah guru tersebut kadang mengajar pada bidang mata pelajaran (mapel) yang sama. Sehingga, di mapel lainnya tidak ada tenaga pengajarnya. Namun, pihaknya mengaku telah menyiasati dengan mengambil guru pengajar yang serumpun. “Semisal guru Geografi tidak ada bisa diambilkan dari guru yang mengajar di IPS,” imbuhnya.

Sementara saat ditanya berapa jumlah guru yang bersetatus PNS ? Pardi mengakui ada ketimpangan. Sebab, dari ribuan guru pengajar hanya 45 orang yang telah menjadi PNS. “Jumlah guru Madrasah Aliyah (MA) di Sampang sebanyak 1.035 yang terdiri dari PNS dan Swasta. Tetapi yang berstatus PNS hanya puluhan orang. Sisanya ada yang honorer dan magang,” tandasnya. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar