Pendidikan & Kesehatan

Kemenag Dibelit Skandal Korupsi, Bagaimana Alih Status IAIN Jember?

Babun Suharto tengah diwawancarai wartawan

Jember (beritajatim.com) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tengah berproses alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Namun di tengah proses itu, Kementerian Agama RI tengah dibelit skandal dugaan korupsi dan di bawah penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi. Bagaimana nasib proses alih status itu?

“Saya kira terkait hiruk pikuk di Kementerian Agama insya Allah tidak akan berpengaruh terhadap proses ini,” kata Rektor IAIN Jember Babun Suharto. Ia menyebut, ada perbedaan persoalan di Kementerian Agama yang tengah diselidiki KPK dengan proses tersebut.

“Kalau gonjang-ganjing adalah (menyangkut) person, Kementerian Agama tetap utuh. Saya kira tidak akan ke sana. Kami tetap harus berjalan,” kata Babun.

Institut Agama Islam Negeri di Kabupaten Jember, Jawa Timur, segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri dengan nama UIN KH Achmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember.

Sebuah tim sudah dibentuk di IAIN Jember dan menulis naskah akademik pengusulan nama tersebut kepada pemerintah. Tim yang dipimpin Abdul Halim Subahar ini sudah menggelar diskusi forum grup di kampus tersebut, Jumat (31/5/2019) kemarin.

Perubahan nama itu akan bersamaan dengan status dari IAIN menjadi UIN. “Kami berharap lebih cepat lebih baik. Tapi itu semua tergantung birokrasi di Jakarta. Perubahan ini akan melibatkan beberapa kementerian, dan paling akhir adalah presiden RI sendiri. Kami sendiri berharap maksimal pada 2020 atau 2021 sudah berubah menjadi UIN,” kata Babun. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar