Pendidikan & Kesehatan

Keluarga Jadi Cluster Covid Paling Rawan, Begini Cara Kurangi Risikonya

Surabaya (beritajatim.com) – Cluster (klaster) atau kelompok rentan yang mungkin menjadi sumber penularan Covid-19 benar benar harus diperhatikan. Pasalnya banyak cluster yang dekat dengan keseharian kita.

Melalui siaran streaming Youtube, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dibawakan oleh Dr Dewi Nur Aisyah dari Tim Pakar Satgas Covid dan dr Lula Kamal selaku Host, Rabu (30/9/2020) menyebut setidaknya ada 6 Cluster yang berkait erat dengan keseharian masyarakat yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19.

Ke 6 Cluster tersebut adalah Cluster Keluarga, Kantor, Rapat, Tempat Rekreasi, Pasar dan Fasilitas Kesehatan. Dr Dewi menyebutkan bahwa ke 6 Cluster tersebut diketahui potensinya dari Penyelidikan Epidemiologi dan Kontak Tracing dari Dinas Kesehatan.

Dari ke 6 Cluster tersebut yang saat ini menjadi highlight adalah Cluster Keluarga, karena keluarga bisa menjadi ujung dan pangkal penularan Covid-19.

“Banyak sekali contoh kasus dimana satu orang tertular kemudian menularkan kepada keluarganya,” ujar Dr Dewi.

Pada dasarnya Cluster Keluarga menjadi Cluster potensional karena banyak masyarakat yang kemudian lupa untuk menerapkan protokol pencegahan Covid-19, yakni 3M (Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) ketika sudah berada di rumah.

“Banyak yang kemudian lupa menerapkan 3M saat di rumah, padahal dirinya baru saja keluar rumah. Kemudian, karena menganggap masih keluarga, keluarga yang tidak serumah dimaklumi jika bertamu tanpa menerapkan protokol kesehatan. Ini lah yang menyebabkan anggota keluarga menjadi banyak yang tertular,” terang Dr Dewi.

Oleh karenanya, Dr Dewi dan dr Lula mengatakan bahwa penting bagi keluarga untuk menentukan anggota keluarga yang berpotensi menjadi sumber penularan, yakni anggota keluarga yang tidak serumah, anggota keluarga yang bekerja di luar rumah, ART, Sopir dan sebagainya.

Penting bagi anggota keluarga yang berpotensi menjadi sumber penularan untuk menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dengan lebih ketat agar tidak membawa virus masuk kedalam rumah.

“Jika sudah ditentukan siapa yang berpotensi menjadi sumber penularan, maka harus extra dalam melakukan protokol pencegahan Covid-19, jangan bersentuhan dengan anggota keluarga lainnya setelah pulang dari luar sebelum mencuci tangan atau mandi dan berganti pakaian. Pastikan selama di luar rumah 3M ketat dilakukan,” tukas Dr Dewi.

Selain itu, Dr Dewi mengingatkan bahwa penting untuk tidak keluar rumah jika memang tidak ada keperluan mendesak. Jika dirasa memiliki gejala penyakit apapun, gunakan masker meskipun di dalam rumah. Kurangi kegiatan sosial ditengah masyarakat dan Jangan jalan jalan atau piknik di keramaian. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar