Pendidikan & Kesehatan

Kelompok Bermain Hingga SMP Negeri/Swasta di Kota Mojokerto Diliburkan

Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Kota Mojokerto akhirnya meliburkan sekolah dan lembaga pendidikan di wilayahnya. Para siswa diminta belajar di rumah selama satu minggu ke depan dalam rangka pencegahan dan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di satuan pendidikan atau sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, Surat Edaran tersebut dikeluarkan pada, Minggu (15/3/2020). Surat Edaran dengan Nomor : 420/895/417.301/2020 tersebut untuk sekolah dan lembaga pendidikan mulai tingkat Kelompok Belajar (KB) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta.

“Ya, Surat Edaran tersebut sudah kita kirim ke Kepala Sekolah masing-masing mulai tingkat KB, TK, SD, SMP baik Negeri maupun swasta di Kota Mojokerto agar dilaksanakan. Surat Edaran libur sekolah ini sesuai dengan kebijakan Ibu Gubenur Jawa Timur dan Ibu Wali Kota Mojokerto,” ungkapnya, Senin (16/3/2020).

Masih kata Amin, para siswa-siswa di Kota Mojokerto diminta untuk belajar di rumah masing-masing mulai Senin (16/3/2020) sampai Sabtu (21/3/2020). Pihaknya meminta kepada pihak sekolah untuk menyampaikan kepada orang tua wali murid untuk memantau dan mengawasi putra-putrinya masing-masing.

“Para orang tua agar memantau dan mengawasi putra-putrinya agar tetap berada di rumah serta sebisa mungkin dihindari berpergian ke luar kota. Pihak sekolah, kami minta untuk memberikan tugas kepada para siswa agar dikerjakan di rumah secara online (darling). Karena mereka sudah punya grup WhatsApp dan ada aplikasi Rumah Belajar, rata-rata sudah punya android,” jelasnya.

Amin menambahkan, kenapa libur hanya satu minggu? Hal tersebut sesuai arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Namun Dinas Pendidikan Kota Mojokerto tetap menunggu perkembangan selanjutnya. Meski Surat Edaran tersebut diterbitkan, Minggu (15/3/2020), pihaknya memastikan edaran tersebut sampai kepada siswa.

“Ya benar (tidak ada yang kecele ke sekolah, red). Karena mereka sudah ada grup WhatsApp sehingga Surat Edaran terkait libur selama satu minggu ini sampai ke para siswa. Meski sekolah libur satu minggu, namun para guru dan Tenaga Kependidikan di Kota Mojokerto tetap masuk seperti biasa,” tambahnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar