Pendidikan & Kesehatan

Kelas 6 SD dan 9 SMP di Bojonegoro Sudah Belajar Tatap Muka

Foto ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Secara bertahap kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah mulai diterapkan. Hal itu dilakukan karena kondisi secara umum Kabupaten Bojonegoro sudah lama masuk zona kuning.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro Masirin mengatakan, status zona kuning di kabupaten yang berada paling barat Provinsi Jawa Timur ini sudah lama terjadi.

Sementara, saat ini Pemkab Bojonegoro juga secara bertahap melakukan vaksinasi terhadap kelompok masyarakat. Targetnya bisa tercapai 70 persen dari jumlah total penduduk yang ada di Bojonegoro.

“Vaksinasi sekarang masih pada pelayan publik,termasuk guru. Setelah lengkap baru kemudian kepada pelayan ekonomi,” ujar Masirin, Jumat (19/3/2021).

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Lasiran mengatakan, seiring dengan zona kuning yang terjadi di Bojonehoro saat ini sehingga pembelajaran sudah dilakukan di sekolah secara bertahap.

“Pembelajaran boleh masuk secara bertahap khususnya kelas 6 SD,kelas 9 SMP karena akan menempuh Ujian Satuan Pendidikan (USP) sebesar 25 persen,” ujarnya.

Meski begitu, bagi siswa yang melakukan pembelajaran secara tatap muka di sekolah harus melalui berbagai syarat. Diantaranya, ada komitmen dan persetujuan orang tua, Komite,Kepala Sekolah, dan gugus tugas terkecil di wilayah.

“Selain itu,pihak sekolah juga harus memenuhi semua syarat sarana dan prasarana serta SOP sesuai Protokol Kesehatan Covid-19,” pungkasnya. [lus/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar