Pendidikan & Kesehatan

Kejar ‘Herd Imunity’, Jombang Gelar Vaksinasi Serentak di 34 Puskesmas

Vaskinasi Covid-19 di Kantor Kecamatan Tembelang Jombang, Kamis (9/9/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Pemkab Jombang menggelar vaksinasi Covid-19 serental di 34 puskesmas, Kamis (9/9/2021). Sebanyak 12 ribu dosis disiapkan dalam acara tersebut. Vaksinasi tersebut untuk mempercepat tercipatanya herd imunity atau kekebalan kelompok.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah hadir di Kantor Kecamatan Tembelang. Karena valsinasi serentak tersebut berkolaborasi dengan program Bulaga (Bupati Wakil Bupati Melayani Warga). Bupati melakukan video conference dengan peserta yang mengikuti vaksinasi di 33 lokasi lainnya secara virtual. Kemudian dilanjutkan dengan launching Kader Pendamping Keluarga.

Bupati Mundjidah menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas dukungan dan sinergitas semua pihak dengan Pemkab Jombang guna mewujudkan herd immunity melalui percepatan vaksinasi Covid-19. Baik TNI-POLRI, instansi juga lembaga dan organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Jombang.

“Termasuk hari ini kami bersinergi dengan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Pusat dan Provinsi Jawa Timur untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Tentunya, acara ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, vaksinasi tidak di satu tempat, tapi menyebar di 34 puskemas,” ujar Mundjidah.

Putri pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah ini menjelaskan, vaksinasi serentak tersebut guna mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi di seluruh Indonesia. Gerakan serentak vaksinasi keluarga ini mengambil tema ‘Keluargaku Sehat Keluargaku Tangguh’.

“Selain serentak di 34 puskesmas, juga digelar di BLKK (Balai Latihan Kerja Komunitas) Muslimat Jombang. Targetnya, vaksinasi dua belas ribu dosis. Alhamdulillah capaian vaksinasi dosis 1 sudah 62,2 persen. Ini terus kita kebut,” tuturnya.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab memantau vaksinasi di 34 puskesmas melalui video conference

Bupati mengungkapkan, antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin, baik dari ibu hamil, remaja usia 12 tahun-18 tahun, usia dewasa dan lansia, sangat luar biasa. Hal itu menurut bupati, menandakan masyarakat mulai menyadari bahwa sangat penting untuk melakukan vaksinasi. “Dengan begitu, nantinya kekebalan bersama akan tumbuh di masyarakat,” kata Mundjidah.

“Pelaksanaan vaksinasi harus ditunjang dengan kemampuan pemerintah dan pemerintah daerah untuk meningkatkan upaya 3T (testing, tracing, treatment). Sedangkan bagi masyarakat, meski sudah divaksin harus tetap disiplin menegakkan protokol kesehatan dengan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan),” sambungnya.

Selain Bupati dan Wabup Jombang, acara tersebut juga dihadiri pejabat lain. Di antaranya, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat dr. Eni Gustina, kemudian dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Kohar. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar