Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Kejar 11 Ribu Warga Gresik Divaksin

Gresik (beritajatim.com) – Dari total 1,3 juta penduduk Gresik, belum separuhnya memperoleh vaksin gratis dari pemerintah. Untuk mempercepat vaksinasi, tahun ini pemkab setempat menargetkan 11 ribu warga menjalani vaksin. Langkah itu diambil guna meningkatkan herd imunity bagi masyarakat.

“Kami menargetkan 11 ribu warga Gresik memperoleh vaksin. Sedangkan yang menjalani vaksinasi perhari ini di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) yang bekerjasama dengan TNI ada 800 warga,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), Selasa (7/07/2021).

Masih menurut Gus Yani, kedepan lokasi WEP bakal dijadikan tempat reguler vaksinasi. Bahkan, untuk memperkuat aturan. Orang nomor satu di Gresik itu juga membuat regulasi berkelanjutan.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang datang meninjau vaksinasi massal di Gresik mengatakan, dropping vaksin akan terus dilakukan secara bertahap. Dirinya juga menghimbau agar pelayanan vaksin dilayani tidak berdasarkan e-KTP.

“Kami ingin mempercepat herd imunity minimal 70 persen di Jawa Timur. Untuk proses administrasinya diberikan ke warga tanpa melihat persyaratan di e-KTP.

“Vaksinasi di Gresik bisa dijadikan referensi bagi daerah lain. Lima hari kedepan akan ada dropping vaksin lagi,” pungkasnya.

Sementara Ernawati (38) salah satu karyawan swasta yang turut vaksin gratis di WEP mengatakan, ini pertama kalinya mendapar dosis vaksin pertama. Dirinya datang bersama rekannya setelah mendapat informasi ada vaksin massal. “Alhamdulilah sudah dapat vaksin pertama, nanti 1,5 bulan lagi diminta datang kembali guna mendapat vaksin kedua,” tandasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar