Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Kecewa, Legislator Gerindra Ini Ancam Coret Program Beasiswa Mahasiswa Jember

Ardi Pujo Prabowo, legislator DPRD Jember, Jawa Timur, dari Partai Gerindra

Jember (beritajatim.com) – Ardi Pujo Prabowo, legislator DPRD Jember, Jawa Timur, dari Partai Gerindra kecewa terhadap Dinas Pendidikan setempat, karena nama yang diusulkannya untuk menerima beasiswa mahasiswa tidak diakomodasi.

Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggelontorkan Rp 51,348 miliar untuk 10 ribu orang mahasiswa tahun ini. Jumlah ini dua kali lipat lebih besar dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 25 miliar untuk lima ribu mahasiswa.

Penerima beasiswa terdiri atas empat kategori. Pertama, mahasiswa dari kalangan fakir miskin. Kedua, mahasiswa dari kalangan guru dan perangkat desa. Ketiga, mahasiswa dari kelompok berprestasi. Keempat, mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari kompetisi.


“Meskipun usulan teman-teman tidak ada yang masuk, kami tetap bersyukur. Biasalah kita di-PHP oleh dinas. Tapi jangan salahkan kami, manakala nanti kami juga mencoret program ini. Kami memiliki wewenang penganggaran di Badan Anggaran. Kalau kita tidak bisa diajak bersinergi, kami juga akan melakukan hal yang sama di Badan Anggaran. Tidak peduli itu usulan bupati atau tidak,” kata Ardi, Senin (31/1/2022).

“Karena apa? Ini bagian pertanggungjawaban kita sewaktu kita memenangkan bupati terpilih. Kita menjanjikan kepada mereka, wis mengko nek menang, beasiswa tetap ada. Tapi faktanya usulan dari teman-teman yang kemarin dilimiti 50 orang, ternyata juga banyak yang tidak masuk,” kata Ardi.

Ardi sudah tidak mau lagi menyetorkan nama-nama usulan penerima beasiswa. “Wis gak iso. Terus terang kita tidak akan menyetorkan, terutama saya secara pribadi. Monggo teman-teman (anggota DPRD Jember) nanti menyetorkan data (usulan penerima beasiswa) untuk 2022. Tapi saya secara pribadi tidak akan menyetorkan itu, karena saya trauma dari yang kemarin,” katanya.

Ardi mengaku didatangi warga yang dijanjikan beasiswa. “Yak opo kok gak lolos? Padahal kita sudah berkomunikasi yang baik dengan Dinas Pendidikan,” katanya. [wir/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar