Pendidikan & Kesehatan

Kasus Positif Covid-19 Mulai Ditemukan di Sumenep, Dinkes Siap Jalankan PPKM

Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono

Sumenep (beritajatim.com) – Pemerintah kembali memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, menyusul meningkatnya kasus positif Covid-19. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 tersebut tertuang dalam Inmendagri Nomor 47 Tahun 2022. Inmendagri itu berlaku mulai tanggal 8- 21 November 2022.

Di Kabupaten Sumenep, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga mulai ditemukan. Sejumlah pasien harus dirawat di ruang isolasi, pasca test swab antigen disusul PCR menunjukkan hasil positif.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono mengatakan, secara umum, saat ini memang ada kecenderungan peningkatan kasus omicron sub varian XBB. Untuk Jawa Timur, angka kasus tersebut sudah diatas 4.000. Secara Nasional, Indonesia masuk peringkat ke 10 terbesar di dunia untuk temuan kasus positif Covid-19.

“Karena itu, mau tidak mau, PPKM harus kembali diberlakukan. Karena cara paling efektif untuk menekan penularan Covid-19 adalah dengan taat dan disiplin Protokol Kesehatan,” katanya, Kamis (10/11/2022)

Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan melalui berbagai pelayanan kesehatan juga terus memberikan sosialisasi pentingnya mematuhi prokes. Selain itu, pihaknya juga berupaya meningkatkan cakupan pelayanan Vaksin, utamanya vaksin booster ketiga dan empat.

“Meski Covid varian XBB ini fatalitasnya lebih kecil dibandingkan varian delta, namun kewaspadaan harus tetap ditingkatkan untuk mengurangi resiko penularan yang lebih luas,” ucapnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar