Pendidikan & Kesehatan

Kasus Meninggal Karena Covid-19 di Bangkalan Terus Bertambah

Petugas menggunakan APD saat mengaantarkan jenazah

Bangkalan (beritajatim.com) – Korban meninggal kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, terus bertambah. Akibatnya, petugas pemulasaran jenazah juga harus bekerja ekstra untuk menangani para korban.

Buapti Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, mayoritas petugas pemulasaran jenazah di RSUD Syamrabu hanya istirahat 4 jam dalam sehari.

“Habis subuh mereka sudah bekerja, terus sampai malam. Baru jam 12 malam istirahat, dan subuh sudah harus bekerja lagi,” ucapnya, Kamis (24/6/2021).

Data terbaru tercatat penambahan angka meninggal di Bangkalan sebanyak 9 orang. Sementara kasus aktif juga meningkat sebanyak 64 kasus. “Makanya kami berikan sedikit support berupa bantuan pada petugas pemulasaran agar terus semangat dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Ia juga berharap, dengan banyaknya kasus tersebut masyarakat lebih waspada dan menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. “Harus ada kesadaran bagi masyarakat yang merasakan sakit dan memiliki gejala untuk datang ke puskesmas atau rumah sakit agar segera mendapatkan pertolongan,” ungkapnya.

Diketahui, per tanggal 23 Juni 2021 kemarin total angka positif di Bangkalan sebanyak 3.094 kasus, dengan total angka kesembuhan 1.789 kasus serta total meninggal sebanyak 300 kasus. “Untuk kasus aktif saat ini sebanyak 1005 kasus,” tutupnya.[sar/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar