Pendidikan & Kesehatan

Kasus Melonjak, RSUD Kabupaten Kediri Kesulitan Tampung Pasien Covid-19

Kediri (beritajatim.com) – Melonjaknya kasus Covid 19, yang terjadi beberapa hari terakhir, membuat rumah sakit rujukan di Kabupaten Kediri penuh. Sejumlah pasien suspek maupun positif corona terpaksa masih berada di IGD.

Menurut dr. Rudolf Rudy Budiantoro, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Kabupaten Kediri, mulai hari Sabtu lalu RSUD Kabupaten Kediri, sudah tidak lagi mampu menerima dan merawat pasien positif Covid 19. Sebab, seluruh ruangan isolasi khusus telah penuh. Rumah sakit milik Pemerintah daerah ini berkapasitas ruang isolasi sebanyak 35 tempat tidur.

Pada hari ini, 25 pasien positif dan 7 suspek sehingga totalnya 32 orang menempati ruangan yang sempat penuh itu. Sementara empat pasien suspek serta dua pasien yang dinyatakan positif terpaksa bertahan di IGD.

Terkait persoalan ini, pihak RSUD telah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19. “Sesuai arahan Gugus Tugas, rumah sakit sedang mempersiapkan penambahan ruang sebanyak 12 tempat tidur di Gedung VIP Garuda. Selain itu, kami juga berencana merekrut tenaga kontrak baru khusus menangani Covid 19,” ujarnya.

dr. Rudolf Rudy mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kediri untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Dirinya mengajak seluruh warga untuk selalu memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun serta menjaga jarak.

Untuk diketahui, jumlah kasus Covid 19 di Kabupaten Kediri telah menyentuh angka 1.233 dengan kasus harian mencapai lebih dari 20 kasus ini dapat ditekan. Sementara itu hanya ada tiga rumah sakit rujukan khusus Covid 19, yaitu RSUD Kabupaten Kediri, RSUD SLG dan RS HVA Toeloengrejo. [nm/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar