Pendidikan & Kesehatan

Kasus Covid Jatim Mulai Turun tapi Ruang ICU Masih Penuh

Dr. Joni Wahyuhadi, dr., Sp.BS(K), Direktur RSUD Dr Soetomo

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus positif Covid-19 di Jatim mulai melandai. Dr. Joni Wahyuhadi, dr., Sp.BS(K), Direktur RSUD Dr Soetomo mengatakan bahwa kasus harian memang mulai menurun.

“Biasaya kita merawat 500-600 pasien dalam sehari, tetapi hari ini saya dapat laporan sekitar 350-an. Di IGD juga demikian, biasanya kita merawat 100 pasien per hari paling rendah 80, tapi hari ini hanya 9,” ujar Dr Joni, kepada beritajatim.com, Rabu (4/8/2021).

Meski kasus harian terpantau turun, Dr Joni menyatakan ICU RSUD Dr Soetomo masih dan tetap penuh. Hal tersebut, jelas Dr Joni merupakan indikasi bahwa pasien dengan kondisi berat masih banyak.

“ICU kita tetap penuh, artinya yang berat berat masih ada. Meski telah cukup mampu untuk menurunkan angka kematian di ICU dengan support dari skill tenaga medis dan fasilitas yang mumpuni, tetapi kita masih kalah di IGD, angka kasus kematian di IGD masih lumayan tinggi, itu juga mengindikasikan bahwa yang datang ke RS sudah dalam kondisi berat, saturasi rendah, sehingga tidak banyak yang bisa kita lakukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa fenomena dari dampak varian Delta ini harus terus dipelajari dan harus jadi perhatian semua pihak, bahwa keganasannya lebih parah daripada varian sebelumnya.

“Saya sudah koordinasi dengan Menkes untuk menjadikan ini sebagai fokus utama, ternyata varian baru, varian Delta ini sangat cepat perburukannya. Oleh karenanya penting untuk penanganan perhospitalize. Cara terbaiknya juga masih memutus mata rantai penularan, yakni dengan penerapan prokes ketat, 5M dijalankan,” terangnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa menurunnya pasien di IGD juga dikarenakan sudah dibukanya IGD di rumah sakit lain yang sempat ditutup, sehingga saturasi pasien bisa lancar dan tidak menumpuk RS tertentu saja. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar