Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Kasus Covid di Jombang Melejit Lagi, DBD Membuntuti

Kepala Dinas Kesehatan Jombang Budi Nugroho

Jombang (beritajatim.com) – Dalam dua bulan terakhir ini, kasus baru Covid-19 di Jombang kembali mengalami peningkatan. Hal serupa juga terjadi pada penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue). Praktis, seiring Covid melejit tinggi, DBD terus membuntuti.

Kepala Dinas Kesehatan Jombang Budi Nugroho membenarkan adanya fenomena tersebut. Dia menyebut data terkini kedua penyakit tersebut. Untuk Covid-19 jumlahnya 90 kasus, sedangkan DBD tembus 30 kasus.

“Dari 90 kasus Covid, 45 pasien dirawat di sejumlah rumah sakit. Sedangkan 45 orang lagi menjalani isoman (isolasi mandiri). Itu kasus baru mulai Januari hingga 6 Februari ini,” kata Budi Nugroho usai mengikuti rapat evaluasi Covid-19 di ruang Swagata pendapa setempat, Senin (7/2/2022).

Sedangkan DBD, lanjut Budi, terhitung Januari hingga 7 Februari 2022, tercatat 30 kasus. Pasien DBD juga dirawat di sejumlah rumah sakit. “Kalau DBD ini siklus tahunan. Utamanya saat musim hujan, yakni Januari – Februari. Jumah tertinggi di Kecamatan Jombang, yakni 5 kasus,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang ini.

Budi kembali menjelaskan soal Covid-19 di Jombang. Menurutnya, pada awal Januari, Covid di Jombang sempat nol kasus. Namun situasi tersebut mengalami ‘pecah telur’ pada 9 Januari 2022. Hal itu menyusul temuan satu kasus. Dari situ penambahan masih melambat, karena hingga 20 Januari ada 3 kasus.

Nah, memasuki Februari, Covid di Jombang mulai berlari kencang. Rinciannya, 1 Februari bertambah menjadi 12 kasus. “Kemudian per 6 Februari sudah tembus 90 kasus. Sekali lagi, dari jumlah itu belum ditemukan varian omicron,” pungkas Budi. [suf/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar