Pendidikan & Kesehatan

Kasus Covid-19 Turun, Gresik Optimis Masuk Zona Kuning

PTM di Sekolah Dasar sudah berlangsung saat masuk zona oranye

Gresik (beritajatim.com)- Kasus Covid-19 yang terus menurun akhir-akhir ini, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) optimis daerahnya masuk ke zona kuning. Kendati sekarang masih di zona oranye, namun orang nomor satu di Gresik itu yakin Minggu depan sudah berada di level 2.

Masih menurut Gus Yani, rasa optimis ini ada dasarnya. Sebab, saat pembaharuan zona pandemi, wilayah Gresik hanya tinggal 0,24 persen guna menuju ke zona kuning.

“Awal Agustus 2021 lalu sudah menunjukan penurunan yang cukup signifikan. Pada 1 September 2021 kasus aktif di Gresik tinggal 270 pasien. Jumlah itu telah berkurang sekitar 2.500 pasien sejak 1 Agustus. Sedangkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Gresik berada di angka 91,90 persen dan tingkat kematian 5,54 persen,” ujarnya, Kamis (2/9/2021).

Ada beberapa indikator persyaratan Gresik menjadi zona kuning. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik terdapat 15 indikator. Antara lain, jumlah tempat tidur, angka kematian, laju kasus positif, penurunan jumlah meninggal, hingga penurunan jumlah kasus positif dua minggu terakhir.

Dari persyaratan itu, nilai sebagai syarat zona kuning berkisar 2,41-3,0. Sementara, angka di Gresik per Kamis sudah berada di 2,525. “Gresik sudah di zona kuning. Namun, meski zona kuning kami tidak ingin masyarakat lengah begitu saja. Sebab, protokol kesehatan (prokes) tetap harus dipatuhi,” paparnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Ummi Khoiroh mengatakan, perubahan ke zona kuning minggu depan memiliki prosentase yang cukup besar. Hal itu dikarenakan 15 indikator sudah terpenuhi secara nilai. “Kasus covid-19 turun drastis. Di rumah sakit juga sudah kosong,” pungkasnya. [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar