Pendidikan & Kesehatan

Kasus Covid-19 di Tuban Meningkat, Pengunjung Warung Di-Rapid Test, 3 Reaktif

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban serta menekan jumlah penularannya, petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tuban, Polisi dan TNI bersama dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Tuban kembali melakukan razia sejumlah warung yang masih tetap buka.

Dalam razia kali ini petugas bukan hanya menyisir sejumlah pengunjung warung kopi maupun pemilik warung yang tidak memakai masker saja. Namun petugas langsung melakukan Rapid Tes secara sampling kepada para pengunjung serta penjaga warung kopi guna mengetahui apakah ada yang terindikasi Covid-19 atau tidak.

Razia dengan langsung melakukan Rapid Tes itu dilakukan petugas dengan menyisir sejumlah warung kopi dan caffe yang ada di wilayah Kecamatan Semanding dan juga Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban serta yang ada di Kota Tuban. Sasarannya petugas mencari warung yang ramai dan terlihat bergerombol.

“Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Tuban kali ini kita lakukan razia di warung. Para pengunjung secara sampling kita lakukan Rapid Tes,” kata Heri Muharwanto, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tuban, Rabu (3/6/2020).

Dari beberapa warung dan caffe yang ada di kawasan Kota Tuban, Semading dan Merakurak itu petugas Satpol PP yang bekerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan Tuban dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap itu langsung memeriksa para pemuda yang nongkrong. Ada sebanyak 20 orang yang dilakukan Rapid Tes yang baru pertama dilakukan di warung-warung itu.

“Dari 20 orang yang kita sampling dilakukan pemeriksaan Rapid Tes hasilnya 3 orang ditemukan Reaktif (positif berdasarkan Rapid Tes). Sedangkan untuk sebanyak 17 orang lainnya dinyatakan Negatif,” tegas Heri Muharwanto.

Selanjutnya sebanyak tiga orang pengunjung warung yang telah dilakukan Rapid Tes dan hasilnya dinyatakan reaktif tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka dilakukan pendataan dan diamankan petugas untuk selanjutnya dilakukan tes Swab.

“Kalau memang nanti dari hasil Swabnya itu positif, maka warung yang menjadin tempat nongkrong mereka yang reaktif akan kita tutup sementara. Adapun kegiatan razia dengan melakukan Rapid Tes ini akan kita terus kita lakukan guna mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar