Pendidikan & Kesehatan

Kasus Covid-19 di Pamekasan Berpotensi Kembali Naik

Pamekasan (beritajatim.com) – Kasus pasien positif Coronavirus Disease 2019 di kabupaten Pamekasan, berpotensi kembali naik menyusul status suspect relatif masih tinggi. Sekalipun saat ini status orang dalam pengawasan hanya tersisa sebanyak 25 orang.

Terlebih saat ini kembali ada tambahan dua orang yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, serta satu tambahan satu pasien yang sebelumnya sempat menjalani proses isolasi dan perawatan di rumah sakit. Sesuai dengan update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sabtu (7/11/2020).

“Hari ini ada tambahan dua orang positif Covid-19, masing-masing inisial I (28) asal Pademawu, dan inisial S (27) asal Kecamatan Proppo. Sementara untuk satu pasien sembuh atas nama M (25) asal Pademawu,” kata Jubir Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Dengan tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 di kabupaten Pamekasan terdata sebanyak 368 orang. Meliputi sebanyak 13 orang dalam proses isolasi, 32 orang meninggal dunia, serta sebanyak 323 orang dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 959 orang, meliputi sebanyak 25 orang dalam pengawasan, 61 orang meninggal dunia, serta sebanyak 873 orang dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. “Justru tidak jarang, pasien positif Covid-19 diawali dengan status tanpa gejala dan bukan hanya status dalam pengawasan,” ungkapnya.

“Dari itu mari kita bersama-sama meningkatkan sikap disiplin untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, salah satu di antaranya dengan selalu memenuhi dan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah,” ajak pria yang akrab disapa Pak Sigit.

Beragam imbauan dan sosialisasi sudah dilakukan sebagai upaya mengakhiri pandemi Covid-19, termasuk langkah konktit pemkab Pamekasan melalui Operasi Yustisi yang menitik beratkan pada edukasi dan sosialisasi dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

“Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, dibutuhkan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan sikap disiplin. Di antaranya dengan menerapkan 3M; mencuci tangan, menggunakan masker serta menjaga jarak,” jelasnya.

Selain itu pihaknya berharap kondisi pandemi segera berakhir, sehingga seluruh masyarakat dapat melaksanakan beragam aktivitas seperti sedia kala. “Namun untuk itu, dibutuhkan kesadaran tinggi dari masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai pandemi ini, yaitu dengan selalu ingat pesan ibu, 3M,” pungkasnya. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar