Pendidikan & Kesehatan

Kasus Covid-19 di Kota Malang Melejit dalam Sepekan Terakhir

Wali Kota Malang Sutiaji di RS Darurat Lapangan Polkesma.

Malang (beritajatim.com) – Penyebaran Covid-19 di Kota Malang dalam sepekan terakhir melonjak tajam. Sebanyak, 317 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Terhitung sejak Senin (7/12/2020) hingga Minggu (13/12/2020).

Rinciannya, dimulai sejak Senin, sebanyak 9 orang terkonfirmasi positif Covid-19, jumlah kasus semakin naik sejak Selasa 24 orang dinyatakan positif. Kemudian pada Rabu tambahan kasus sebanyak 22 orang. Dan pada Kamis 10 terjadi tambahan kasus sebanyak 31 orang.

Jumlah ini semakin bertambah banyak untuk kasus harian. Di hari Jumat, sebanyak 40 orang dinyatakan positif. Berlanjut pada Sabtu, 67 orang dinyatakan positif. Dan rekor penambahan jumlah pasien terbanyak terjadi pada Sabtu, 13 Desember 124 orang terkonfirmasi positif.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan setelah kasus Covid-19 meredah di dua bulan terakhir muncul kelengahan di masyarakat tentang kedisiplinan protokol kesehatan. Hal inilah yang membuat kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir melonjak tajam.

“Semua ini karena kelengahan kita dalam kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kita akan lakukan webinar dengan seluruh RW untuk mengoptimalkan lagi kampung tangguh. Kemudian operasi yustisi untuk mengingatkan warga yang tidak disiplin,” papar Sutiaji.

Sutiaji menyebut, ada empat klaster penyumbang kasus Covid-19 di Kota Malang. Pertama klaster perkantoran yang banyak bersentuhan publik. Dunia pendidikan (perguruan tinggi), suspek Rumah Sakit yang naik status. Dan transmisi lokal (pergerakan antar daerah).

“Jadi susah sekali, untuk perkantoran yang bersentuhan dengan publik ini banyak sekali. Sehingga kita tetap harus waspada apalagi angka kematian pasien juga tinggi,” tandas Sutiaji. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar