Pendidikan & Kesehatan

Kasus Covid-19 Berangsur Turun, Status Gresik Masih Zona Oranye

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Kendati persebaran kasus Covid-19 berangsur turun, status masih zona oranye. Berdasarkan data Satgas Covid-19 setempat wilayah Kecamatan Menganti dalam dua minggu, kasus kembali naik. Dilihat dari datanya dalam dua pekan, ada 22 kasus baru.

Wilayah Menganti di awal persebaran Covid-19 lalu memang menjadi wilayah dengan persebaran tinggi. Namun seiring berjalannya penanganan covid-19, di wilayah yang berbatasan langsung dengan Surabaya itu bisa ditekan. Kasus sempat turun.

Menurut data satgas covid, di dua minggu belakangan ini rata-rata tambahan di Menganti ada dua kasus per hari. Secara komulatif di Menganti sudah ada 357 kasus positif.

Salah satu dokter Covid-19 RSUD Ibnu Sina Gresik dr Wiwik Kurnia Illahi Sp.P membenarkan apabila terjadi tambahan kasus lagi di Menganti. Meski begitu tidak bisa menjadi acuan apabila persebaran di Menganti kembali masif.

“Memang dua minggu terakhir banyak tambahan dari sana,” tuturnya, Rabu (21/10/2020).

Secara umum, tren kasus virus mematikan di Gresik itu memang mengalami penurunan. Jumlah kasus masuk ke RSUD Ibnu Siba kian berkurang. Saat ini RS pelat merah itu hanya merawat sekitar 15 pasien. Ruangan isolasi kebanyakan kosong.

“Yang perlu digaris bawahi, meski yang masuk sedikit, tapi yang masuk rata-rata kondisi parah. Disini tidak ada pasien dari usia pelajar atau balita. Hanya ada usia 30 tahun keatas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan, tambahan kasus di hari ini (21/10) hanya ada 8 kasus baru. Dengan disertai 13 pasien sembuh dan 2 orang meninggal.

“Untuk tingkat penularan di Gresik ini berada di angka 2,5 persen. Persebaran sudah bisa dikendalikan dengan ditunjukannya pasien yang sembuh terus bertambah,” pungkasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar