Pendidikan & Kesehatan

Kasus Corona Meningkat, Banyuwangi Ajukan Tambahan Rumah Sakit Rujukan

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi dr. Widji Lestariono

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemkab Banyuwangi mengajukan empat rumah sakit rujukan baru untuk penanganan kasus virus corona (Covid-19) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pengajuan ini sebagai antisipasi penambahan jumlah pasien di daerah.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 dr. Widji Lestariono mengatakan, lima rumah sakit yang diajukan tersebut adalah RSUD Genteng, RS Al Huda, RS Fatimah, RS Bhakti Husada, dan RS Graha Medika. Sebelumnya di Banyuwangi hanya ada satu RS rujukan Covid 19, yakni RSUD Blambangan.

“Saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan positif di Banyuwangi trennya meningkat. Maka daerah perlu menambah jumlah rumah sakit rujukan agar bisa memberikan penanganan secara cepat,” kata dr. Rio, Sabtu (11/4/2020).

Penambahan itu, kata Rio, juga untuk menjangkau wilayah Banyuwangi yang menjadi daerah paling luas di Jawa Timur. Karena jarak desa dengan pusat kota yang terjauh bisa mencapai tiga jam perjalanan. Sejumlah rumah sakit yang diajukan sebagai rujukan berada di wilayah selatan Banyuwangi.

“Apalagi banyak warga Banyuwangi yang diperantauan yang mulai mudik, dari kota-kota besar yang menjadi zona merah. Selain memperkuat koordinasi dengan desa, juga Puskesmas memantau kedatangan pemudik, kami juga harus waspada dan menyiapkan infrastruktur kesehatan terhadap potensi ODP menjadi PDP, bahkan positif,” pungkasnya. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar