Pendidikan & Kesehatan

Kapolsek Puncu Kediri Ajarkan Pendidikan Karakter Melalui Media Wayang

Kediri (beritajatim.com) – Memperingati Hari Anak Nasional, seorang polisi di Kediri memberikan edukasi kepada anak tentang pendidikan karakter dan etika. Uniknya materi disampaikan melalui media wayang agar anak lebih mudah memahami dan penerapannya sesuai dengan protokol kesehatan.

Ide kreatif ini dilakukan oleh Kapolsek Puncu AKP Bowo Wicaksono. Dengan mengambil tempat di Perkebunan Kopi Damarwulan PTPN XII di Desa Puncu, dia memberikan materi edukasi kepada anak-anak yang kini belum bisa merasakan duduk di bangku sekolah akibat pandemi.

Pada pembelajaran ini uniknya dilakukan di alam terbuka yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan sehingga  dapat menikmati udara yang sejuk dan nyaman. Metode pembelajaran menggunakan perantara wayang.

“Tujuannya agar anak lebih mudah memahami dan mengerti apa yang disampaikan,” kata AKP Bowo.

Materi yang disampaikan dalam metode belajar di alam terbuka ini lebih kepada pendidikan karakter serta etika anak di daerah khusunya di daerah pedesaan. Selain itu juga disampaikan beberapa materi setingkat sekolah dasar seperti menggambar, mewarnai serta menulis.

Selain memberikan materi, mantan Kasubbag Humas Polres Kediri itu juga memberikan sejumlah buku bacaan, agar nantinya dapat berguna disaat anak anak berada di rumah.

Kegiatan tersebut dilakukan atas keprihatinannya akibat adanya pandemi. Dimana, anak anak khususnya didaerah pedesaan kurang maksimal dalam menerima pembelajaran menggunakan metode daring, karena kurang baiknya akses internet di wilayahnya.

Ditambahkan Kapolsek yang gemar menjadi dalang ini, saat pelaksanaan pembelajaran terlebih dahulu diterapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, satu persatu di tes suhu tubuh menggunakan thermogun baik anak anak maupun anggota kepolisian, menggunakan masker serta saat pelaksanaan harus selalu jaga jarak. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar