Pendidikan & Kesehatan

Ajak Bersama Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Kapolres Pamekasan Silaturrahmi ke Pesantren Banyuanyar

Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari (kanan) bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar (kiri).

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari beserta sejumlah jajaran melakukan kunjungan dan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Banyuanyar di Desa Potoan Dheje, Kecamatan Palengaan, Rabu (17/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkungan korp baju cokelat Pamekasan, bersilaturrahmi bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, KH Mohammad Rofi’i Baidhowi, serta Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, KH Hasbullah Mohammad Syamsul Arifin.

“Kegiatan ini kita lakukan sebagai upaya untuk meminta dukungan dan kerjasama dari masyarakat, khususnya masyarakat pesantren untuk bersama mencari solusi sekaligus melakukan pencegahan penyebaran wabah virus corona,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, Kamis (18/6/2020).

Dari itu pihaknya selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik, sekaligus dengan cara berikhtiar mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah hukum di instansi yang dipimpinnya.

Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari (kiri depan) bersama Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, KH Hasbullah Mohammad Syamsul Arifin.

“Salah satu upaya kami melakukan beragam pencegahan Covid-19, sekaligus sebagai langkah antisipasi. Kami juga membentuk kampung tanggung semeru yang tersebar di berbagai desa di Pamekasan. Hal itu kita harapkan nantinya tumbuh kesadaran masyarakat untuk selalu bergotong royong melalui berbagai divisi yang sudah ada, seperti keamanan, kesehatan, pangan dan lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, keberadaan kampung tangguh diharapkan nantinya dapat memberikan rasa aman khususnya terhadap keselamatan dan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. “Tidak kalah penting kami juga harapkan agar keberadaan kampung tangguh ini nantinya bisa diberdayakan sebagai bentuk pengamanan swakarsa,” harapnya.

Dari itu, pihaknya juga tengah berupaya untuk mengajak sejumlah lembaga pendidikan khususnya pesantren untuk bersama membentuk Pesantren Tangguh dalam rangka mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran Covid-19. “Salah satu tujuan dari keberadaan Pesantren Tangguh, yaitu sebagai upaya mengajak para santri untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” jelasnya.

Salah satu pesantren yang mulai dipersiapkan sebagai Pesantren Tangguh, yakni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Desa Panaan, Kecamatan Palengaan. Hal tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pesantren lain untuk menerapkan hal serupa dalam rangka mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran Covid-19. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar