Pendidikan & Kesehatan

Kapolda Jatim dan Pangdam Ingatkan Protokol Kesehatan di Industri Saat New Normal

Surabaya (beritajatim.com) – Kapolda  Jawa Timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M,Si mengingatkan sejumlah industri dalam masa new normal untuk tetap disiplin menerapkan dan meningkatkan protokol kesehatan. Pihaknya memberikan perhatian khusus ke perusahaan industri terutama rokok.

Seperti di Tulungagung dalam hal ini  PT. Digjaya Mulia Abadi tidak menjadi klaster baru penularan wabah covid-19, sebab setiap karyawan tidak ada jarak saat bekerja dan karyawan jaraknya sangat dekat.

“Setiap industri tangguh di Jawa Timur, harus bisa menerapkan physical distancing dan social distancing atau jaga jarak untuk setiap karyawan, seperti di PT Digjaya Mulia Abadi selaku Mitra Produksi Sigaret agar tidak ada klaster baru disaat pandemi Covid-19,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Fadil Imran, Rabu (17/6/2020).

Kapolda menambahkan, jika jumlah karyawan di PT Digjaya Mulia Abadi sebanyak 800 orang, seharusnya pihak pabrik bisa memperkerjakan karyawannya separo atau 50 persen dari total keseluruhan.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah menyebutkan, semua kawasan Industri harus bersih dari Covid-19. Selain itu, perlu menjalankan protokol kesehatan dan terlebih lagi menghadapi New Normal.

“Kehidupan baru ini tidak semudah yang kita bayangkan, karena kita tidak menjalani kehidupan yang tidak biasa, seperti memakai masker yang merasa risih, tidak biasa jaga jarak karena budaya kita gotong royong dan bekerja sama,” ucap Pangdam V Brawijaya saat memberikan sambutan.

Terkait dengan lingkungan di area pabrik, juga harus disiapkan tempat cuci tangan sesuai dengan protokol kesehatan. Namun, tempat cuci tangan di PT. Digjaya Mulia Abadi masih belum sebanding dengan jumlah karyawan yang hampir 800 orang.

“ Sementara untuk Rapid tes kepada karyawan saya rasa sudah cukup bagus, namun rapid tes belum menjadi jaminan bahwa orang tersebut sehat dan perlu dilakukan Test Swab bagi setiap karyawan,” tukasnya. [uci/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar