Pendidikan & Kesehatan

Kapasitas Bed Pasien Covid-19 di RS Gresik Menipis

Gresik (beritajatim.com) – Kapasitas bed untuk pasien covid-19 di Gresik masih tersedia, tapi jumlahnya tinggal sedikit. Seperti di RSUD Ibnu Sina, di rumah sakit tersebut cuma memiliki 20 bed dan sudah dipakai pasien covid-19.

Dari jumlah bed itu, sudah ditambah dua gedung yakni Gardena dan IXIA khusus untuk pasien covid. Saat ini, rumah sakit milik pemkab tersebut merawat 14 orang yang terkonfirmasi positif.

Direktur RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati Sp.THT-KL mengatakan, untuk ruang Heliconia yang memang ruang pasien paru terbagi menjadi dua bagian. Karena tidak semua ruangan Heliconia bertekanan negatif. “Ada pasien paru dan covid disana. Tapi itu sudah berstandar dan terpisah ya. Kalau Gardena dan IXIA ruang tambahan untuk full covid,” katanya, Selasa (5/05/2020).

Masih menurut Endang, untuk sementara ini di RSUD Ibnu Sina masih tersedia. Apalagi untuk pasien yang masih berstatus PDP ruang isolasinya berbeda lagi. “Ruangan covid ada dibelakang, jadi sebisa mungkin jauh dari jangkauan pasien penyakit lain,” paparnya.

Sampai saat ini lanjut dia, pihaknya sudah memulangkan tiga pasien positif. Ketiganya dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan beberapa waktu dan dari hasil SWAB dua kali. Namun, Endang juga menyebut hingga kini masih ada pasien yang dirawat sejak lama. Dari pertengahan bulan Maret lalu belum juga dinyatakan negatif. “Kalau kondisinya itu sehat, tapi kalau dites SWAB hasilnya positif terus, ini masih di rumah sakit,” ungkapnya.

Sementara di rumah sakit lain yang dijadikan rujukan covid-19. Ketersediaan ruang tekanan negatif juga terbatas. Di RS Petrokimia Gresik misalnya. RS tipe C itu memiliki 8 bed tekanan negatif. Semuanya sudah terpakai. “Kita sudah penuh untuk ruang tekanan negatif,” kata Kepala Rawat Inap RSPG dr Deri.

Hal yang sama di RS Muhammadiyah Gresik jumlah ruang tekanan negatif terbatas. RS tipe C itu memiliki empat bed saja. Namun masih tersisa tiga bed. “Hanya ada satu pasien disini,” ujar Direktur RSMG dr Imam Sauyuti.

Menanggapi hal ini, secara terpisah
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, bed untuk pasien covid-19 di Gresik masih tergolong aman. Apalagi dilihat dari tambahan kasus perhari yang melambat. “Saat ini masih aman. Kami memiliki 15 RS rujukan covid dan di RSUD Ibnu Sina masih ada bed. Artinya, di rumah sakit lain masih tersedia,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar