Pendidikan & Kesehatan

Kantor Dinkop UM Jombang Tutup Setelah Pegawainya Meninggal karena Covid

Pengumuman penutupan Kantor Dinkop UM Jombang yang tertempel di pintu masuk, Senin (11/1/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Jombang ditutup sementara selama 14 hari kedepan. Hal itu setelah ada salah satu pegawai yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

Selain itu, para pegawai di dinas tersebut, juga menjalani tes swab. Karena kuat dugaan almarhum melakukan kontak erat dengan rekan kerjanya. “Benar kantornya ditutup. Saat ini saya sedang antre tes swab di RSUD Ploso Jombang,” kata Kepala Dinkop UM Jombang Muntholip ketika dihubungi melalui ponselnya, Senin (11/1/2021).

Sebelumnya, Muntholip juga mengatakan bahwa ada satu stafnya yang meninggal akibat terpapar Covid. Sebagai langkah antisipasi, kantor yang mengurusi bidang usaha kecil dan koperasi itu ditutup. Pelayanan untuk masyarakat ditiadakan. Penutupan dilakukan hingga 21 Januari 2021.

Selama penutupan, lanjutnya, dilakukan sterilisai di Kantor Dinas Koperasi. “Kami sudah menghubungi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk meminta penyemprotan disinfektan. Ini sebagai langkah antisipasi,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Jombang ini menambahkan, selama ini kantornya sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setiap ada tamu wajib mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, serta wajib memakai masker. Makanya sejumlah tempat cuci tangan disedikan di kantor tersebut.

“Kita juga sudah izin ke Pak Sekda (Jombang) terkait penutupan kantor ini. Selanjutnya pegawai seluruhnya melakukan WFH (work from home) atau bekerja dari rumah. Sedangkan pelayanan ke masyarakat secara otomatis kita tunda,” pungkas Muntholip. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar