Pendidikan & Kesehatan

Kampung Tangguh di Ponorogo Sediakan Lumbung Pangan

Dirpamobvit Polda Jatim Kombes Pol Asep Teddy Nurrasyah dan Bupati Ipong Muchlissoni menabub kentongan sebagai simbolis launching kampung tangguh di Ponorogo. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kelurahan Tonatan menjadi pionir kelurahan atau desa di Ponorogo yang dijadikan kampung tanggung di bumi reyog. Dalam launching kampung tersebut, dihadiri oleh Bupati Ipong Muchlissoni, Kapolres Ponorogo AKBP Muchamad Nur Azis dan Dirpamobvit Polda Jatim Kombes Pol Asep Teddy Nurrasyah.

“Kampung tangguh di Ponorogo ini hampir sama dengan daerah lain. Karena digunakan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 dan juga untuk menghadapi new normal,
” kata Kapolres AKBP Muchamad Nur Azis, usai launching kampung tangguh, Rabu (3/6) 2020).

Dengan adanya kampung tangguh ini, masyarakat lebih diberdayakan dalam mengatasi masalah. Seperti pandemi Covid-19 yang saat ini melanda. Mereka menjadi polisi di wilayahnya untum mencegah Covid-29 masuk. Dan anggota masyarakat yang terlanjur kepapar virus asal Wuhan China itu, masyarakat di kampung tangguh ini berusaha jangan sampai virus tersebut menyebar.

Selain itu, di kampung tangguh ini juga disediakan lumbung pangan. Bantuan dari masyarakat dikumpulkan di lumbung tersebut. Jadi jika suatu saat ada anggota masyarakat ada yang sakit, bantuan seperti sembako itu bisa disalurkan kepada yang sakit.

“Jadi lumbung pangan ini bentuk kegotong royongan masyarakat dalam membantu sesama yang lebih membutuhkan,” katanya.

Sementara itu Bupati Ipong Muchlissoni menyebut 307 kelurahan dan desa yang ada di Ponorogo juga akan dibuat kampung tangguh. Karena pada dasarnya, kelurahan atau desa ini sudah siap. Jadi kelurahan Tonatan ini bukan satu-satunya yang menjadi kampung tangguh, lounching kampung tangguh ini juga akan diikuti oleh kelurahan atau desa lainnya. Mungkin butuh waktu dua minggu hingga satu bulan untuk semua menjadi kampung tangguh.

“Tidak ada yang sulit, semua kelurahan atau desa sudah siapsiap.  Sebab sebelumnya juga sudah ada kampung siaga, tinggal kita modifikasi,” katanya.

Dirpamobvit Polda Jatim Kombes Pol Asep Teddy Nurrasyah mengungkapkan bahwa kampung tangguh ini merupakan inisiatif dan ide dari Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Fadhil Imran. Dengan adanya kampung tangguh ini, diharapkan masyarakat lebih peduli dalam lingkungannya.

Kabaharkam Polri Komjen Pol. Agus Andrianto saat mengunjungi sejumlah Kampung Tangguh Semeru, Sabtu (30/5/2020).

Terutama dalam saat ini, peduli terhadap penanggulangan Covid-19 di wilayah kampungnya. Jika suatu saat wabah virus Covid-19 ini sudah hilang, keberadaan kampung tangguh ini bisa dikembangkan.  Seperti meningkatkan keamanan, mensejahterakan masyarakat dengan lumbung pangan yang ada, bahkan bisa menampung kreativitas warganya.

“Kami upayakan semua kelurahan atau desa di Jawa Timur menjadi kampung tangguh, karena banyak manfaatnya untuk masyarakat,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar