Pendidikan & Kesehatan

Kampanye Ramah Lingkungan Lewat Pameran Teknologi Hemat Energi

Pameran pengembangan produk dengan tema lingkungan karya mahasiwa UMM.

Malang (beritajatim.com) – Inovasi energi terbarukan dinantikan dari karya-karya mahasiswa untuk menjawab tantangan perubahan zaman. Sebab, tingginya konsumsi energi saat ini berbanding terbalik dengan produksi energi konvensional.

Program Studi (Prodi) Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan adu gagasan karya dalam pameran pengembangan produk dengan tema lingkungan. Ajang ini menjadi tempat memamerkan karya inovasi mahasiswa.

“Khususnya semester 5 ini merupakan rangkaian acara akhir dari mata kuliah Perancangan Pengembangan Produk (P3). Sebanyak 23 produk inovasi dipamerkan dalam bentuk produk yang berupa protorype. Penilaian inovasi produk terdiri dari desain produk, produk terbarukan, kelompok favorite, poster dan banner,” kata Kepala Lab Teknik Industri UMM, Shanty Kusuma Dewi, Rabu, (8/1/2020).

Kegiatan ini tidak hanya berhenti di penyelenggaraan pameran, namun para mahasiswa juga dibimbing agar karyanya diajukan ke Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) lewat Program Kreatifitas Mahasisswa.

“Menariknya, tidak hanya embel-embel Go Green, produk yang dpamerkan merupakan hasil daur ulang dari bahan-bahan pabrik yang masih dalam kondisi baik namun sudah tidak terpakai. Diharapkan inovasi yang ditelurkan dapat menjawab masalah lingkungan,” imbuhnya.

Salah satu temuan produk unik dan hemat lingkungan karya mahasiswa Prodi Teknik Industri yang dipamerkan adalah “Winner Street Light”. Alat ini mengandalkan tenaga angin sebagai sumber utama pengganti penerangan listrik dalam sistem pencahayaan jalan bebas hambatan.

Prototype yang terdiri dari baling-baling sebagai sumber penangkap energi, controller dengan dipadukan sensor cahaya dan lampu LED ini, inovasi energi terbarukan ini dapat menghasilkan hingga 12 volt tenaga listrik.

“Karya ini berangkat dari melihat tol Malang-Pandaan yang minim cahaya lampu. Energi angin yang dihasilkan dari kendaraan yang bergerak relatif cepat, membuat kami terpikir untuk membuat teknologi ini. Di samping hemat energi, juga membantu penerangan pengendara jalan Tol,” tandas penemu inovasi M. Noor Fajar.

Selain itu, ada juga “Plastic Vending Machine”, yakni alat penukar sampah plastik ke dalam nilai tukar uang. Serta masih banyak inovasi produk Go Green lain yang dipamerkan. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar